<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>DUNIA GAIB</title>
	<atom:link href="http://duniagaib.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniagaib.wordpress.com</link>
	<description>dunia ini adalah dunia yang penuh dengan misteri</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2009 01:22:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='duniagaib.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/fdc4529b642af13ae135c1b7d7641afd?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>DUNIA GAIB</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://duniagaib.wordpress.com/osd.xml" title="DUNIA GAIB" />
	<atom:link rel='hub' href='http://duniagaib.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MISTERI MAKHLUK DASAR LAUT</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/11/misteri-makhluk-dasar-laut/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/11/misteri-makhluk-dasar-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 01:22:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Cumi-Cumi]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Loch]]></category>
		<category><![CDATA[Kanada]]></category>
		<category><![CDATA[Makhluk Dasar Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Moluska]]></category>
		<category><![CDATA[Nessy]]></category>
		<category><![CDATA[Skotlandia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Misteri Makhluk Dasar Laut Kisah-kisah tentang raksasa laut yang diceritakan oleh para pelaut tidak pernah dipandang dengan serius. Dua per tiga dunia ditutupi air. Ini adalah area yang luas untuk ditinggali dan juga tidak bisa dijangkau manusia. Tidak dipastikan apakah nanti laut akan memperlihatkan dirinya seperti akuarium kepada ilmuwan. Jika ini terjadi kita akan bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=55&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Misteri Makhluk Dasar Laut</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://www.palaeos.com/Invertebrates/Molluscs/Cyrtosoma/Images/Bikmorites.jpg" alt="" width="430" height="400" /></p>
<p style="text-align:justify;">Kisah-kisah tentang raksasa laut yang diceritakan oleh para pelaut tidak pernah dipandang dengan serius. Dua per tiga dunia ditutupi air. Ini adalah area yang luas untuk ditinggali dan juga tidak bisa dijangkau manusia. Tidak dipastikan apakah nanti laut akan memperlihatkan dirinya seperti akuarium kepada ilmuwan. Jika ini terjadi kita akan bisa melihat gua-gua laut ditinggali sesuatu seperti apa yang kita baca hanya di buku-buku fantastis. Tapi untuk sementara waktu ini, kita hanya bisa membuat perkiraan mengenai kehidupan laut sebenarnya berdasarkan sedikit bukti yang diperlihatkan oleh laut dari waktu ke waktu kepada kita.</p>
<p style="text-align:justify;">April beberapa tahun lalu, cumi-cumi sepanjang 15 meter terdampar di Kanada; sebuah trailer dipakai untuk memindahkan moluska raksasa itu. Cumi-cumi ini dikirimkan ke pusat penelitian di mana para ahli mengukur tentakel dan menyimpulkan bahwa ini adalah moluska jenis baru yang belum dikenal oleh ilmu pengetahuan. Para ilmuwan menghabiskan jutaan dolar untuk menangkap atau paling tidak mengambil foto moluska raksasa yang tinggal di kedalaman laut. Tetapi, tidak ada hasil apa pun dari ekspedisi mahal ini. Tidak satu peneliti pun melihat raksasa cephalopoda hidup, hanya ada yang mati terdampar di pantai.<span id="more-55"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Pelaut beberapa kali menyatakan mereka melihat cumi-cumi raksasa hidup. Cerita ini dianggap seperti dongeng pelaut mabuk. Orang-orang tahu bahwa pelaut menceritakan cerita luar biasa bukan tentang moluska raksasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada 1955, sebuah koran Kanada mempublikasikan cerita misterius yang didapat dari pelaut. Sebuah kapal yang berlayar menambrak sesuatu yang aneh. Setelah berpisah jauh, benda itu terlihat seperti bukan ikan hiu busuk atau ubur-ubur raksasa mengambang di permukaan air. Ketika kapal mendekati benda itu, pelaut John Squires bersandar di papan untuk mengait benda itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi setelah pengait besi menyentuh benda seperti ubur-ubur itu, sebuah tentakel besar ke luar darinya. Pelaut itu ketakutan dan terjatuh di dek. John kaget dan wajahnya pucat pasi. Dua anggota awak kapal harus menolong dia ke kabin di mana dia menunggu sampai tiba di pelabuhan. Cerita ini muncul tidak jauh dari lokasi tempat moluska besar terdampar musim semi lalu. Pelaut itu sangat terpukul hingga Joh Squires tidak pernah melaut lagi sejak hari itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang diketahui orang tentang monster cephalopoda? Hampir tidak ada dan jika ada yang tahu, hanya tahu sedikit sekali. Cephalopoda besar hidup di kedalaman sekitar 2.000 meter. Mereka menghabiskan seluruh hidupnya berenang dan terus bergerak. Kita bisa memperkirakan ukuran cephalopoda besar melalui ukuran mata dari cumi-cumi besar yang disimpan di musium Amerika sekarang. Mata dari cumi ini berdiamater 40 sentimeter yang hampir sebesar bola basket. Mata ini diambil dari perut hiu besar yang dibunuh oleh pemburu hiu. Cumi adalah makanan favorit dari hiu besar. Biasanya mereka makan cumi yang lebih kecil 4-6 kg dan menelannya dalam kelompok, ketika hiu besar menunjukkan kekuatan mereka. Sebagian besar kasus, kata ilmuwan, hiu adalah pemenangnya dan memakan musuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada lagi satu misteri, baru-baru ini, peneliti Jepang melakukan eksperimen menarik di Teluk Suruga, tidak jauh dari Mariana Trench, tempat paling dalam di samudera dunia. Para peneliti meletakkan sebuah kontainer dengan umpan berbau di dasar teluk. Video kamera khusus ditempelkan di dinding kontainer, lalu peneliti tersebut memperhatikan monitor untuk melihat apa yang akan terjadi dengan kontainer dan umpannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bau dari umpan menarik sekelompok hiu yang tinggal di kedalaman laut. Kemudian peneliti melihat sesuatu yang luar biasa yang membuat mereka tidak bisa berkata-kata. Tiba-tiba hiu-hiu itu lari ke segala penjuru dan para peneliti melihat monster yang sangat besar di layar monitor mereka. Raksasa itu dengan gerak lambat menjauh dari kamera video di kedalaman 1,5 kilometer. Panjang Goliat laut itu lebih dari 60 meter. Tidak jelas raksasa itu apa.</p>
<p style="text-align:justify;">Para peneliti gagal menjawab pertanyaan, hanya bisa menduga makhluk apakah itu. Mereka mengatakan itu mungkin hiu tidur, hiu paling besar. Sampai sekarang orang hanya tahu sedikit fakta tentang hiu ini. Mereka selama ini bersembunyi di kedalaman laut selama jutaan tahun. Orang-orang tidak pernah melihat hiu-hiu tidur hidup dan cumi raksasa. Hanya sekali, pada 1964, beberapa hiu tidur mati terdampar di Indonesia. Itu cuma hiu muda terlihat dari ukurannya yang hanya 26 meter.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang mari kita pergi ke Skotlandia, Danau Loch, rumah dari satu lagi monster misterius yang dipanggil orang Nessy. Ada sejumlah laporan mengatakan banyak orang melihat monster misterius. Setiap tahun media melaporkan banyak bukti dari saksi mata yang bertemu dengan warga sekitar. Perusahaan Skotlandia mempergunakan kesempatan untuk mencetak banyak uang dari hadiah aneh dari alam ini. Toko kecil dekat danau menjual bertumpuk cindera mata, buku panduan dan barang kerajinan tangan lainnya dengan gambar Nessy. Orang lokal mematok tarif yang sangat masuk akal untuk mengantar anda melalui rute tempat orang lain mengatakan pernah melihat monster itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Masih ada skeptisme yang mengatakan monster danau itu hanya imajinasi. Mereka meminta untuk menceritakan spesimen dari monster danau dan mengatakan paling tidak mereka ingin menyentuh mayatnya, setelah itu mereka baru mau percaya fenomena ini benar-benar ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita tinggalkan skeptisme ini. Di tahun 1966, seorang pilot Royal Air Force memberikan pernyataan bahwa monster laut itu ada. Mereka merekam sebuah kejadian dimana salah satu dari makhluk itu menyeberangi danau Loch. Ketika para ahli mempelajari rekaman itu mereka menyimpulkan bahwa ini adalah makluk hidup. Ketika monster itu menyeberangi danau; gerakannya membentuk huruf &#8220;V&#8221; di permukaan danau. meskipun orang skeptis dan mengatakan ini hanya bongkahan kayu, yang mana pastinya bukan. Bongkah kayu tidak mengapung dalam kecepatan seperti ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Diduga bahwa monster Danau Loch adalah presiosaurus hidup. Tidak dipastikan apakah sekelompok presiosaurus hidup di danau dan menganggu para turis dari waktu ke waktu (atau mungkin para turis mengganggu makhluk ini?) Mungkin saja makhluk prasejarah ini bertahan hidup dalam jutaan tahun? Ini adalah hal yang mungkin karena kura-kura, buaya dan hiu hidup di era yang sama dengan presiosaurus dan masih bertahan hingga hari ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=55&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/11/misteri-makhluk-dasar-laut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.palaeos.com/Invertebrates/Molluscs/Cyrtosoma/Images/Bikmorites.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>ZEITGEIST</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 01:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Zeitgeist]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Zeitgeist<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=53&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Zeitgeist</strong></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/moxhY8IzOx8/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/Ri9pm0vtm3A/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/I2-Cmb7-Mn0/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/xCX22rLElT0/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/_GKh7V3E6qo/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/2gBXgMW7XLs/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/_yHP6FHgUJs/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/OUCZcNwYotg/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/SQj8jF54Lqg/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/1K7qpkdI4Cw/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/fG1_PNPI6Bk/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/OFucuuOSwqg/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/"><img src="http://img.youtube.com/vi/44dzCysSxCI/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<p style="text-align:center;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=53&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/zeitgeist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CINCIN KIMPOI</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/cincin-kimpoi/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/cincin-kimpoi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 00:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Cincin]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Jerman]]></category>
		<category><![CDATA[Kimpoi]]></category>
		<category><![CDATA[Nazi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendeta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Cincin Kimpoi Tahun 1944, Lorraine Johnson adalah seorang ibu rumah tangga muda yang baru menikah yang hidup di kota kecil Driftwood di Pennsylvania, Amerika Serikat. Suaminya, Charles Johnson adalah seorang pilot pesawat pembom dari Angkatan Udara Amerika Serikat yang tengah bertugas di Eropa dalam usaha pasukan Sekutu merebut kembali negara-negara di Eropa yang tengah diduduki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=50&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Cincin Kimpoi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tahun 1944, Lorraine Johnson adalah seorang ibu rumah tangga muda yang baru menikah yang hidup di kota kecil Driftwood di Pennsylvania, Amerika Serikat. Suaminya, Charles Johnson adalah seorang pilot pesawat pembom dari Angkatan Udara Amerika Serikat yang tengah bertugas di Eropa dalam usaha pasukan Sekutu merebut kembali negara-negara di Eropa yang tengah diduduki Nazi Jerman pada saat itu. Mereka belum dikaruniai seorang anak. Namun Lorraine sangat akrab dengan lingkungan sekitarnya termasuk semua tetangga-tetangganya. Lorraine sangat mengenal mereka satu persatu. Di lingkungan Lorraine tinggal, terdapat sebuah Gereja di mana Lorraine sangat aktif mengikuti kegiatan-kegiatan di Gereja tersebut terutama setelah sang suami berangkat ke Eropa untuk berperang. Di Gereja itulah biasanya juga orang mendengar mengenai berita-berita perang di garis depan, selain itu Gereja itu juga sebagai tempat bersosialisasi para jemaahnya, karena itulah Lorraine sangat mengenal jemaah-jemaah Gereja tersebut yang kebanyakan tentu adalah tetangga-tetangganya dan juga Pendeta Paul Reeves, Pendeta di Gereja itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu malam, atau tepatnya pagi dini hari, sekitar pukul 2, Lorraine terbangun dari tidurnya, ia mendengar lonceng Gereja dibunyikan. Ia sedikit terkejut karena itu bertanda bahwa jemaah diajak berkumpul di Gereja tersebut. Iapun sangat was-was karena tidak biasanya Pendeta Reeves mengumpulkan jemaahnya di pagi buta seperti ini. Mungkin ada berita sangat penting yang harus disampaikan sehingga harus mengumpulkan jemaah sepagi ini, begitu fikir Lorraine dengan hati cemas. Lalu dengan berpakaian secukupnya Lorraine segera bergegas menuju Gereja itu. Setelah sampai di Gereja itu, Lorraine melihat Gereja telah dipenuhi oleh jemaah, namun ia sangat heran karena tidak ada satupun jemaah yang ia kenal dan pula Pendeta yang berbicara di atas mimbar juga bukan Pendeta Paul Reeves yang ia kenal. Namun Lorraine berusaha untuk tetap tenang dan tidak banyak bertanya lalu ia mulai mendengar Pendeta &#8216;asing&#8217; tersebut berbicara di atas mimbar. Namun tiba-tiba Pendeta tersebut berkata &#8220;Mari kita kumpulkan dana, untuk Gereja kita dan juga bagi mereka-mereka yang tengah berperang demi keadilan di seberang lautan sana!&#8221; begitu himbau sang Pendeta. Lalu seseorang dengan nampan kecil mulai mendatangi satu-persatu jemaah untuk dimintai sumbangannya didampingi oleh sang Pendeta. Ketika sampai pada giliran Lorraine, ia baru sadar bahwa ia tak membawa uang sesenpun.<span id="more-50"></span></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Maaf pak Pendeta tapi saya benar-benar lupa membawa uang&#8221; begitu ucap Lorraine.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi, anda sebaiknya menyumbang karena ini penting buat keadilan dan memenangkan perang&#8221; begitu ujar sang Pendeta membalas ucapan Lorraine.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kalau begitu pak Pendeta, izinkanlah saya pulang dulu sebentar untuk mengambil uang&#8221; begitu pinta Lorraine selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tak perlu, nyonya! Anda mempunyai cincin kimpoi di jari manis anda! Relakanlah itu! Tuhan akan memberkatimu Nyonya!&#8221; Begitu pinta sang Pendeta.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi pak Pendeta! Ini cincin kimpoi saya dan suami saya! Saya mohon, izinkanlah saya pulang untuk mengambil uang&#8221; begitu pinta Lorraine sekali lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tak perlu! Ayo relakan!&#8221; Begitu pinta sang Pendeta sekali lagi dengan sangat memaksa. Dan tiba-tiba seluruh jemaah yang ada di Gereja itu serentak mengatakan &#8220;Relakan! Relakan! Relakan!&#8221; dalam bentuk sebuah koor. Karena malu, takut dan bingung dengan berat hati Lorraine mencabut cincin kimpoinya dari jari manisnya untuk diserahkan kepada orang yang membawa nampan tersebut. &#8220;Terima kasih!&#8221; begitu kata sang Pendeta dengan nada datar. Karena sedih Lorraine segera menutup muka dengan kedua tangannya. Namun tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya sambil berkata :</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lorraine!&#8221; begitu sapanya dengan ramah. Suara itu sangat ia kenal.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pendeta Reeves!&#8221; Lorraine membalas sapaan itu dengan hati lega.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sedang apa kamu di sini pagi-pagi begini Lorraine?&#8221; begitu tanya Pendeta Reeves keheranan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Saya sedang menghadiri pertemuan di Gereja ini, bukankah begitu?&#8221; jawab Lorraine.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pertemuan apa?&#8221; tanya Pendeta Reeves penuh keheranan.</p>
<p style="text-align:justify;">Lorraine tiba-tiba tersadar bahwa ruangan Gereja tempat ia berada ternyata kosong dan gelap.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sudahlah Lorraine! Ayo pulang! Mungkin anda terlalu lelah dan tertidur di Gereja dan bermimpi. Atau bisa jadi anda berjalan sambil tidur!&#8221; begitu balas Pendeta Reeves sambil tersenyum dan setengah bercanda.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tapi Pendeta Reeves, pertemuan tadi sangat nyata!&#8221; dan tiba-tiba Lorraine tersadar bahwa cincin kimpoinya telah hilang dari jari manisnya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pendeta Reeves, tadi saya menyerahkan cincin saya sebagai sumbangan dan kini cincin kimpoi saya benar-benar hilang, bagaimana ini bisa terjadi? Pertemuan tadi jelas-jelas nyata&#8221; sanggah Lorraine.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sudahlah Lorraine! Mungkin anda melepas cincin kimpoi anda dan anda lupa meletakannya di suatu tempat di rumah. Sudahlah, mari saya antar pulang! Kalau kamu mau bicara kita lanjutkan esok hari&#8221; begitu kata Pendeta Reeves dengan ramah. Karena merasa agak malu dan tidak ingin mengganggu Pendeta Reeves lagi, maka Lorraine segera memenuhi permintaan Pendeta Reeves untuk pulang ke rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 7 pagi, ketika Lorraine hendak membuat sarapan untuk dirinya, tiba-tiba bel pintu rumahnya berbunyi. Lorraine segera bergegas membukakan pintu. Ternyata dua orang dari Angkatan Udara membawa sebuah surat.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Maaf nyonya! Kami harus mengantarkan berita duka ini!&#8221; Begitu kata salah satu di antaranya sambil membuka topi militernya sebagai tanda penghormatan. Mendengar hal itu tiba-tiba Lorraine menjadi sangat lemas, namun ia masih berusaha untuk membaca surat resmi dari Angkatan Udara tersebut. Di situ dijelaskan bahwa Charles Johnson, suami Lorraine tewas seketika karena pesawat bombernya ditembak hancur di udara oleh meriam anti serangan udara Jerman di atas daerah Fougères di Perancis. Pesawat tersebut tepat tertembak pada saat Lorraine melepaskan cincin kimpoinya pada saat di Gereja malam itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=50&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2009/04/10/cincin-kimpoi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUMPULAN MISTERI</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri-2/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 20:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Kain Kafan]]></category>
		<category><![CDATA[Turin]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Misteri Kain Yesus Salah satu misteri dunia yang belum terpecahkan juga nih, &#8220;Shroud Of Turin&#8221;. Sebenarnya, kain ini hanya merupakan kain lenen atau kafan biasa dengan panjang 4,36 meter dan lebar 1,10 meter. Nggak ada yang spesial-kan kelihatannya? Lalu apa sebab kain kafan ini dikatakan menyimpan sebuah misteri yang belum bisa terpecahkan selama beratus-ratus tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=48&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Misteri Kain Yesus</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu misteri dunia yang belum terpecahkan juga nih, &#8220;Shroud Of Turin&#8221;. Sebenarnya, kain ini hanya merupakan kain lenen atau kafan biasa dengan panjang 4,36 meter dan lebar 1,10 meter. Nggak ada yang spesial-kan kelihatannya? Lalu apa sebab kain kafan ini dikatakan menyimpan sebuah misteri yang belum bisa terpecahkan selama beratus-ratus tahun lamanya?</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah kain kafan ini diketahui pertama kali tahun 1307 dari Kawasan Lirey, Prancis&#8230;Sekarang Shroud Of Turin tersimpan di Katedral Kota Torino, Italia coba deh amati gambar diatas&#8230;Salah satu keunikan dari kain kafan tersebut adalah pada kain-nya terdapat sebuah gambar manusia dengan tampak depan dan maupun belakang yang sangat mirip dengan sosok Yesus, lengkap dengan luka bekas tusukan paku pada tangan dan kaki. Pada bagian kepala juga terdapat luka yang diduga akibat tusukan mahkota duri serta luka bekas cambukkan di dada maupun punggungnya, tak ketinggalan juga satu bekas luka tusukan dibagian lambung. Tentunya temuan ini sangat menggemparkan, dan setelah zaman mengalami kemajuan dalam bidang teknologi, penggunaan teknologi-teknologi modern untuk membuktikan keaslian dari Shroud Of Turin terus dilakukan, misalnya dengan penggunaan kamera dengan tingkat pencahayaan dan detail yang tinggi, dengan harapan dapat memperjelas bentuk dari gambar pada kain tersebut.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp3.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQaKiuSgI/AAAAAAAAAco/AdjfsdjzyqU/s320/139.jpg" alt="" width="200" height="271" /></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp1.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQVqiuSfI/AAAAAAAAAcg/UTvSOGAekNs/s320/140.jpg" alt="" width="200" height="271" /></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp3.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQRKiuSeI/AAAAAAAAAcY/tvlGpPk83uY/s320/141.jpg" alt="" width="160" height="189" /></p>
<p style="text-align:justify;">Gambar paling atas merupakan foto bagian kepala Shroud Of Turin dengan kamera biasa. Gambar di tengah, merupakan gambar negatifnya&#8230;Bentuk mukanya lumayan jelas kalau yang ini, trus gambar paling bawah adalah sketsa untuk menggambarkan lebih jelas bentuk raut wajah pada kain tersebut&#8230;Beneran nih matanya memang melek?</p>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil beberapa foto yang didapatkan, mendorong banyak ilmuwan untuk semakin mengamati dan mengidentifikasi berbagai elemen-elemen yang menempel pada kain itu. Benarkah bercak-bercak tersebut adalah bekas bercak darah manusia atau bukan?</p>
<p style="text-align:justify;">Pada pengamatan dengan menggunakan mikroskop, kain kafan tersebut mengandung banyak sari bunga dan darah manusia. Kemudian dapat diperoleh hasil dari penelitian yang lebih dalam lagi, bahwa bercak darah pada Shroud Of Turin merupakan darah yang termasuk golongan AB. Hingga saat ini penelitian tentang Shroud Of Turin masih benar-benar serius dilakukan. Ditunggu saja perkembangannya yah, apakah benar itu memang asli atau palsu.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://bp2.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQg6iuShI/AAAAAAAAAcw/362oG5Dhbp8/s320/138.jpg" alt="" width="146" height="320" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=48&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bp3.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQaKiuSgI/AAAAAAAAAco/AdjfsdjzyqU/s320/139.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp1.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQVqiuSfI/AAAAAAAAAcg/UTvSOGAekNs/s320/140.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp3.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQRKiuSeI/AAAAAAAAAcY/tvlGpPk83uY/s320/141.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://bp2.blogger.com/_-NXl-teNgyE/SAOQg6iuShI/AAAAAAAAAcw/362oG5Dhbp8/s320/138.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KUMPULAN MISTERI</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 10:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Misteri]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Bahtera]]></category>
		<category><![CDATA[Injil]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kitab Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[Nabi Nuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Banjir Besar Jaman Nabi Nuh Kisah seorang manusia, kapal dan air bah pertama muncul di timur tengah. Area yang sama melahirkan agama Yahudi, Kristiani dan Islam. Diceritakan dalam Injil maupun Al-Quran, catatan peristiwa bencana yang terjadi di awal sejarah manusia, tak lama setelah penciptaan. Banyak yang tahu kisah ini dari kecil, kisah tentang murka Tuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=44&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Banjir Besar Jaman Nabi Nuh</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kisah seorang manusia, kapal dan air bah pertama muncul di timur tengah. Area yang sama melahirkan agama Yahudi, Kristiani dan Islam. Diceritakan dalam Injil maupun Al-Quran, catatan peristiwa bencana yang terjadi di awal sejarah manusia, tak lama setelah penciptaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang tahu kisah ini dari kecil, kisah tentang murka Tuhan yang memutuskan membuat air bah besar yang akan menyapu semuanya. Kecuali satu keluarga yang dilihat Tuhan melakukan hal-hal yang baik, yaitu keluarga Nuh/Noah. Tapi seserius apa kita bisa menerima kisah Nuh dan bahteranya? Apakah benar-benar terjadi seperti kata Kitab Suci? Banyak orang ragu bahwa memang ada air bah dan sebuah bahtera. Tapi aku percaya kisah itu. Orang yang meragukannya, umumnya melihat dari tidak adanya bukti/petunjuk geologi mengenai pernah terjadinya musibah air bah yang bersifat global di masa silam. Jika demikian, bisakah kisah Nuh, bahtera dan air bah diterima secara harafiah?</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama kita mulai dengan usia orang-orang yang terlibat. Nabi Nuh misalnya, beliau berusia 500 tahun saat mendapat peringatan itu. Dan itu mendapat masalah bagi banyak pembaca modern. Usia orang-orang saat meninggal yang disebutkan dalam catatan Injil dan Al-Quran adalah masalah yang tak biasa, karena bukan itu yang terjadi sekarang. Tapi bukannya tak bisa dipecahkan. Mungkin saat diciptakan manusia dimaksudkan untuk hidup lama. Tapi perubahan lingkungan terjadi dan mendadak orang mulai hidup lebih singkat. Tafsiran harafiah waktu dalam Kitab Suci memiliki sejumlah akibat menarik. Diantaranya yaitu memberi dasar untuk menghitung waktu penciptaan dan waktu untuk air bah Nuh. Pembuat perhitungan itu yaitu seorang Uskup Irlandia abad ke-17, James Ussher. Ia memperkirakan dunia diciptakan sekitar tahun 4000 SM. Memakai tanggal penciptaan, Ussher lalu menghitung tahun air bah itu. Kejadiannya tahun 2348 SM. Menurut perhitungan kasarnya, sekitar 100 tahun sebelum itu, Nuh menerima perintah Tuhan tentang cara ia dan keluarganya selamat dari air bah tersebut. Tuhan menyuruh Nuh membangun kapal yang sangat besar, sebuah bahtera. Dan perintah-Nya cukup terperinci. &#8220;Bahtera itu 300 hasta panjangnya, 50 hasta lebarnya, 30 hasta tingginya.&#8221; Hasta adalah sepanjang lengan manusia dari siku ke ujung jari, 45 cm. Jika dimensi bahtera itu benar, berarti ini adalah kapal kayu terbesar dalam sejarah dunia, keajaiban asli buatan manusia. Beberapa orang yakin kapal itu masih ada disuatu tempat, menunggu untuk ditemukan.<span id="more-44"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar 100 tahun terakhir, pemburu bahtera pergi ke Timur Tengah dan mendaki beragam gunung, mencari puncak tempat bahtera itu terletak. Kitab Suci tidak menunjukkan dimana bahtera itu terdampar, kita hanya berspekulasi bahwa bahtera itu mendarat di atas pegunungan Ararat. Ararat adalah suatu wilayah kerajaan kuno bernama Uratu. Gunung Ararat merupakan suatu puncak tertinggi yang terletak di Turki timur. Karena pada artikel ini aku menekankan untuk membahas bagamana proses terjadinya musibah air bah Nabi Nuh, maka untuk pembahasan mengenai pemburuan bahtera Nuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi bagaimana dengan badai dan air bah yang disebutkan dalam Kitab Suci? Adakah petunjuk yang bisa menegaskan catatan didalam dua Kitab Suci tersebut?</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa orang menganggap ada petunjuk mengenai air bah mendunia/global. Dari semua bencana alam yang menimpa orang jaman prasejarah, bencana air bah tampaknya paling meninggalkan kesan terbesar. Semua budaya di seluruh dunia memiliki mitos banjir besar. Mungkin ini satu-satunya mitos dunia sebenarnya yang kita miliki, dan mitos itu tersebar merata di Timur Tengah. Ada satu cerita sangat serupa dengan catatan tentang Nuh. Epik Gilgamesh adalah cerita dari Mesopotamia, berasal dari sekitar tahun 2700 SM, millenium ketiga. Ditempat yang kini disebut sebagai Irak Modern, dulu dikisahkan ada sesorang, satu bahtera, beberapa burung, dan banyak binatang. Ada keluarga kandung dan seluruh umat manusia dibasmi, kecuali satu orang ini, kapalnya dan semua di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbedaan utama antara kedua cerita ini adalah jika didalam Kitab Suci menekankan dimensi moral. Yaitu manusia dihukum atas dosa mereka. Mungkinkah kedua cerita ini muncul dari peristiwa yang sama? Ada cukup persamaan antara cerita di Alkitab tentang bahtera Nuh dan cerita mengenai Epik kepahlawanan Gilgamesh. Tak diragukan lagi keduanya berkaitan dan pusat kedua cerita itu ialah air bah. Didalam Kitab Suci, Nuh, keluarganya dan para hewan mengunci diri di dalam bahtera dan menanti badai yang dijanjikan itu datang. Mereka tak menunggu lama, setelah tujuh hari, datanglah air bah meliputi bumi. Hujan lebat meliputi bumi 40 hari dan 40 malam lamanya. Alkitab menceritakan airnya naik setinggi 15 hasta, sekitar 6,6 meter. Air itu terus meninggi hingga menutupi seluruh daratan, bahkan gunung-gunung tertinggi. Selama 150 hari, bahtera itu mengarungi air.</p>
<p style="text-align:justify;">Selama bertahun-tahun banyak teori dikemukakan oleh para penganut penciptaan untuk menjelaskan bagaimana sebenarnya air bah Nuh itu terjadi. Menurut suatu teori, pada awal-awal penciptaan, saat Tuhan menciptakan langit dan memisahkan laut dari daratan, sebagian air terperangkap di bawah lapisan bumi. Dibawah tekanan, air itu ahirnya menyembur keluar. Semburan panas meletus bersamaan diseluruh bumi dan menimbulkan air bah. Namun teori ini tidak dianggap serius oleh para geolog. Sebab, jika semua sumber air panas bawah tanah menyembur keluar, tidak akan pernah masuk akal untuk menghasilkan air sebanyak itu. Teori populer lainnya diajukan tahun 1960-an oleh Henry Morris dan Jhon Whitchomb. Mereka yakin sebelum air bah datang, ada tudung uap diatas atmosfer. Air bah dibawa saat tudung uap air ini entah bagaimana runtuh melalui mekanisme yang tak diketahui. Menurut para penganut penciptaan, tudung uap air ini memberi sumber paling tidak separuhnya dari keseluruhan air yang dibutuhkan untuk menghasilkan air bah tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi, ada sejumlah masalah dengan teori tersebut, terutama tekanan besar dari atmosfer yang sangat lembab.</p>
<p style="text-align:justify;">Teori lainnya tentang dari mana air bah itu berasal, dikembangkan oleh Bruce Masse. Seorang ahli purbakala yang bekerja di Laboratorium Los Almost di New Mexico. Menurutnya air bah itu disebabkan oleh sesuatu dari luar angkasa. Ia mengatakan telah menemukan petunjuknya dalam mitos di seluruh dunia, termasuk didaerah asalnya sendiri. Orang Amerika asli pada umumnya memiliki legenda mengenai banjir besar, tiap kelompok suku memiliki legenda banjir terpisahnya sendiri. Kelompok-kelompok itu menurunkan sejarahnya secara lisan, namun unsur-unsur juga bertahan dalam seni mereka. Pictograph atau seni batu misalnya, banyak yang menceritakan suatu kisah mengenai kehidupan mereka dimasa silam. Ini bukan hanya merupakan gambar yang sama sekali tak berarti, namun justru sebaliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Masse khususnya tertarik pada suatu lambang yang umumnya ditemukan diseluruh wilayah Amerika Utara dan Amerika Selatan. Banyak kebudayaan Indian yang terkait dengan legenda air bah, biasanya dikaitkan dengan ular air, ular dengan hiasan bulu dikepalanya. Masse melihat tema umum pada citranya, makhluk panjang yang sering digambarkan bertanduk di kepala dan dikaitkan dengan sebuah banjir besar. Menurutnya, sangat mungkin ular bertanduk ini merupakan gambaran dari sesuatu obyek yang dilihat oleh pengukir batu di langit. Hal tak biasa yang banyak dikaitkan oleh manusia prasejarah dengan suatu bencana dasyat, apa lagi kalau bukan&#8230;komet.</p>
<p style="text-align:justify;">Ancient Comet</p>
<p style="text-align:justify;">Bila melihat komet, pasti kita juga bisa melihat ekor panjang-nya itu, mirip hiasan kepala pada ujung belakangnya atau bahkan mirip tanduk. Setidaknya itulah imajinasi masyarakat prasejarah. Berdasarkan mitologi, jelas ada suatu cerita mengenai suatu komet yang masuk ke atmosfer bumi yang ahirnya terhempas ke laut. Ada identifikasi bahwa kemunkinan situs tabrakan itu berada di 1448 km tenggara Madagaskar. Sekenario ini tidak mengada-ada.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah komet selebar 3,2 km memasuki tata surya dan mengarah langsung ke bumi. Komet itu menembus atmosfer dengan kecepatan 160 ribu km/jam dan menghantam samudera, pada saat itulah segalanya kacau balau. Hantaman ini menembakkan sejumlah air ke atas, mungkin 9-10 kali massa komet itu sendiri dan air terus naik hingga keluar atmosfer. Tabrakan seperti itu akan memiliki energi TNT sebesar 10 juta megaton atau setara dengan 500 juta kali energi yang terlepas dalam bom yang jatuh di Nagasaki! Hal itu tentunya akan melontarkan uap air berlebih ke atmosfer dan menimbulkan hujan yang sangat hebat selama 6-7 hari lamanya. Tsunami raksasa di Samudera Hindia melanda pantai hingga 2400 km jauhnya dengan gelombang setinggi lebih dari 183 meter. Saat itu juga, badai siklon terjadi diseluruh bumi. Air yang jatuh dari langit bergabung dengan badai lautan dan membentuk bencana angin topan. Menjadikan suatu banjir raksasa yang menutupi bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mempelajari peta astronomi dan memeriksa silang waktu saat komet lewat dekat bumi, Masse bisa membuat perkiraan terbaik tentang kapan tepatnya komet itu menabrak. Menurut datanya, tanggal 10 Mei 2807 SM memang ada komet yang menabrak bumi. Ia tak ragu bahwa ini terkait mitos seputar air bah di seluruh dunia, termasuk air bah Nuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Teori Masse cukup radikal, dan ia tahu bahwa para ahli astronomi meragukannya, tapi para geolog utama tak bisa menepisnya. Ini mungkin teori yang paling masuk akal, fakta bahwa mungkin disebabkan oleh bertemunya komet dan bumi. Kita tahu bahwa umumnya kawah besar terbentuk karena tabrakan meteor dan komet pada bumi. Bumi telah ditabrak sampai rusak sejak awal pembentukannya, dibombardir asteroid dan meteorid. Salah satu tabrakan mungkin adalah penyebab kepunahan Dinosaurus 65 juta tahun silam, dan tabrakan masih terjadi hingga sekarang. Peristiwa bencana mungkin akan berdampak abadi pada budaya, semacam tradisi lisan seperti yang kita dengar 5000 tahun sesudahnya dalam bentuk cerita. Peristiwa dasyat semacam itu akan menciptakan sebuah mitos dan kita harus menjelaskannya. Mereka harus memberitahu generasi berikutnya bahwa hal buruk telah menimpa mereka dimasa silam, agar keturunan mereka tahu. Tapi, apa tepatnya yang mereka gambarkan?</p>
<p style="text-align:justify;">Yup, jawabnya adalah mengenai bencana air bah dasyat yang menutupi seluruh bumi, dan Injil maupun Al-Quran mengisahkan peristiwa itu terjadi dalam cerita Nabi Nuh. Tapi pada umunya, geolog tak bisa mendapat petunjuk untuk mendukung teori itu. Geologi umum menegaskan bahwa bumi hampir seluruhnya tertutup air sekitar 500 juta tahun lalu, saat iklim jauh lebih hangat dari sekarang. Saat itu banyak fosil hewan laut yang kita temukan di puncak gunung saat ini setidaknya itu yang diyakini kebanyakan Geolog. Namun sebenarnya, ada suatu tempat yang bisa membuktikan bahwa bumi memang benar-benar pernah diselimuti air bah mendunia, tempat itu adalah Grand Canyon. Bukti-buktinya ada pada karangnya. Grand Canyon menyingkap lapisan sedimen lebih banyak dari tempat manapun di dunia ini. Tampak banyak petunjuk yang menunjuk fakta bahwa ngarai di Grand Canyon terbentuk melalui bencana. di tempat tersebut, Fosil laut terkubur dalam lapisan dan bukan dalam cara yang homogen, fosil-fosil ini tersebar, terserak dan rusak. Ada suatu hal yang disepakati penganut penciptaan dan evolusi, bahwa ngarai di Grand Canyon dipahat oleh air. Fakta bahwa karang Grand Canyon umunya dibentuk oleh air, jika dilihat dengan pikiran terbuka, menunjuk pada banjir mendunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam cerita, Nuh hanya dapat melihat air begitu badai mereda. Nabi Nuh mengirim burung merpati untuk memantau bumi, hingga 3 kali. Di kali ketiga, burung merpati itu tak kembali, jadi Nuh tahu kini bumi sudah aman untuk dihuni. Itu berarti Nabi Nuh keluar dari bahtera tiba di negeri yang belum pernah dilihatnya, jauh di sebuah pegunungan di suatu tempat. Tapi masalahnya, itu gunung yang mana? Menurut Arkeolog, Bob Cornuke, umumnya para pemburu bahtera mencari di tempat yang salah. Ia tak percaya bahtera itu berada di Puncak Ararat, sebab ia pernah mengintarinya 2 kali dengan menaiki helikopter dan pesawat biasa. Dan ia tidak pernah melihat obyek apapun disana yang mirip dengan sebuah bahtera. Lalu, dimana tempat yang benar?</p>
<p style="text-align:justify;">Menurutnya, bahtera itu terletak di pegunungan Utara Iran. Cornuke telah melakukan 4 ekspedisi ke Iran, sekaligus menerima pelecehan yang biasa didapati oleh pemburu bahtera. Sebab orang akan sering ditertawakan bila mencari bahtera Nuh. Menurut Cornuke, ia memiliki petunjuk yang belum bisa diikuti siapapun, yaitu laporan insinyur Amerika yang melihat hal aneh di sebuah gunung di Iran tahun 1943 lalu. Pada ketinggian 3750 m tampak sebuah benda gelap yang luar biasa berbentuk sebuah bahtera disana, mencuat keluar dari sisi gunung. Bukan berbentuk kotak besar seperti imajinasi kita akan bahtera Nuh, tapi lebih mirip bangunan yang sudah terbakar dan ada sisa-sisa hangusnya. Bahan dasarnya seperti kayu, tapi sangat berat hingga hanya sedikit contoh bisa dibawa untuk diuji. Lalu, apakah obyek luar biasa yang terletak di pegunungan tersebut benar-benar sebuah bahtera? adakah sangkut pautnya dengan kisah Nabi Nuh? Dan apakah mungkin itu benar-benar merupakan bahtera Nabi Nuh yang selama ini banyak diburu itu?</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dimensi bahtera Nabi Nuh benar, maka ini adalah kapal kayu buatan manusia terbesar dalam sejarah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari teori tudung uap air yang entah bagaimana runtuh, lalu teori air dalam tanah yang entah bagaimana menyembur keluar, sampai teori mengeni tabrakan komet disuatu tempat di samudera. Semua teori ini menawarkan penjelasan atas bencana banjir. Lalu teori manakah yang benar?</p>
<p style="text-align:justify;">Bertahun-tahun, ahli purbakala mencari petunjuk mengenai bencana banjir besar di Timur Tengah, sesuatu yang bisa menegaskan catatan Kitab Suci mengenai kejadian tentang Nuh dan bahteranya. Dan selama bertahun-tahun, hasilnya nihil. Lalu di tahun 1920-an, ahli purbakala bernama Leonard Woolley menemukan lapisan tebal endapat lumpur saat menggali kota kuno Ur yang berlokasi di Irak. Ia kira disinilah petunjuk sebenarnya mengenai banjir global itu muncul. Namun hasilnya, tidak. Salah satu situs purbakala yang digali Woolley, ternyata hanya terjadi akibat banjir setempat, bukan merupakan banjir global. Tapi cukup drastis hingga ada puing sedalam 90 cm yang menyapu kota itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu ditahun 1996, 2 geolog tengah bekerja di lepas pantai Turki, disaolah satu perairan yang dianggap paling misterius di dunia. Suatu wilayah laut asin besar, selebar 1200 km dari timur ke barat&#8230;Black Sea/Laut Hitam. Bill Ryan dan Walter Pitman tengah memetakan topografi bawah airnya, dan mereka melihat sesuatu yang menarik. Suatu pantai, jauh dibawah permukaan. Ini menunjukkan bahwa ketinggian air dimasa lalu jauh lebih rendah.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka menemukan sejumlah pantai, karena saat air menyusut akibat penguapan di kondisi jaman es yang sangat gersang meninggalkan garis pantai tua yang mirip noda-noda bak mandi dikedalaman 90-110 meter. Dan garis pantai terdalam yang berhasil ditemukan adalah sedalam 156 meter. Contoh isi dari dasar lautnya menunjukkan pada suatu waktu, bahwa dulunya Laut Hitam merupakan danau air tawar dan contoh inti juga menunjukkan perubahan mendadak dari remis air tawar menjadi remis laut. Pengujian menghasilkan bahwa semua molusca laut tampaknya muncul di semua kedalaman laut hitam pada saat yang bersamaan, 7600 tahun yang lalu. Jadi, sesuatu yang luar biasa pernah terjadi disini.</p>
<p style="text-align:justify;">Yup, sesuatu yang luar biasa itu adalah banjir dengan skala besar, dan sangat mungkin terjadi akibat&#8230;Global Warming/Pemanasan Global. Di ahir zaman es, jutaan ton air terkurung di es kutub. Tapi sungai es mundur dan es kutub meleleh, permukaan laut naik, termasuk laut mediterania. Air yang naik mencari tempat tujuan dan menemukan sisi lain dari tanah genting tipis disuatu lahan dimana danau air tawar besar menanti di daratan rendah. Hal ini berarti satu hal, hukum gravitasi akan mengambil alih. Air dari Mediterania mulai membuat saluran melalui Bosporus, mencari temapt yang lebih rendah. Begitu air saluran dibuat, air tertahan di Mediterania menerobos masuk, meyapu semua di jalurnya. Saluran yang terjadi perlahan-lahan kian dalam dan makin cepat alirannya, diperkirakan butuh 30-90 hari untuk membuat jurang air penuh. Pertanyaannya, apa ada yang melihat peristiwa penghancur bumi itu?</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut ahli purbakala Fred Hiebert, jawabannya ada. 10 ribu tahun yang lalu, saat Bosporus belum ada dan Laut Hitam masih merupakan danau air tawar, permukaannya jauh lebih rendah dibanding sekarang. Itu berarti area luas sekelilingnya adalah daratan kering. Area yang sangat bagus untuk dihuni pemburu atau petani purba. Masyarakat Neolitikum pasti mengalami sesuatu yang nyaris tak dapat mereka pahami. Sebuah laut berpindah ke laut lain melalui celah selebar beberapa mil, ini peristiwa yang sunggu menakutkan. Mereka pasti mendengar suara gemuruh itu dan tanah sangat mungkin bergetar hebat. Mungkin mereka merasakannya sejauh 100-200 km, sejumlah energi yang sangat besar dan sangat luar biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Air menggelora melalui Bosporus dengan kecepatan 96 km/jam dan melepas volume air 200 kali lipat dari air terjun Niagara. Siapapun yang tinggal dalam beberapa mil dari Bosporus pasti tersapu, sedangkan mereka yang tinggal lebih jauh akan melihat dunia mereka diubah oleh aliran air yang seolah-olah tak ada akhir. Jika tinggal dilembah sungai, orang pasti masuk jauh ke darat dari beberapa ratus meter sampai satu kilometer tiap harinya. Terus berlanjut, tiap hari lebih jauh ke darat, didepan air bah ini. Jika dugaan Pitman benar, hampir 5000 tahun berlalu antara masa air bah itu terjadi dan masa kenangan lama itu ditulis. Jelas ada banjir buruk yang menutupi semuanya dan dimana saja. Dan itu mungkin menjadi penyebab munculnya legenda air bah. Peristiwa bencana seperti itu pasti terkesan meliputi seluruh dunia, karena mungkin orang membawa serta ceritanya saat bermigrasi. Dan mungkin cerita-cerita itu menjadi legenda air bah mesopotamia, lalu kisah epik Gilgamesh dan kisah Nabi Nuh. Pastilah banjir yang amat besar, bukan yang akan menutupi seluruh bumi tetapi menutupi sebagian besar daratan yang saat itu mereka ketahui.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhir kata, semua teori-teori yang telah aku uraikan diatas, merupakan teori-teori dari beberapa ilmuwan yang mencoba untuk menguak misteri bagaimana banjir Nabi Nuh itu terjadi. Mungkin teori-teori diatas sama sekali tidak ada yang dapat mewakili dari kejadian sebenarnya di masa silam. Sebab kita manusia, hanya mampu untuk mengajukan beberapa teori untuk mewakili penggambaran dari musibah-musibah besar itu terjadi. Walaupun demikian, kita tidak perlu menjadi ragu. Sebab, Firman Tuhan yang terlulis dalam Kitab Suci adalah benar. Mari kita jadikan peristiwa-peristiwa mengerikan itu sebagai penggambaran mengenai murka Tuhan yang dasyat dan nyata, yang menimpa nenek moyang kita dimasa silam. Murka Tuhan yang ditujukan bagi para manusia yang tidak mau patuh dan melalaikan perintah-Nya. Sebagai tambahan untuk mempertebal pondasi ke-imanan kita.</p>
<p><strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=44&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/14/kumpulan-misteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WARISAN DARI LUCIFER VII</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vii/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vii/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 20:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warisan Dari Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaib]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael]]></category>
		<category><![CDATA[Mistik]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Supranatural]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Eden]]></category>
		<category><![CDATA[YHWH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Ketujuh Aku, Lucifer, dalam tempat persembunyianku merindukan Allah. Sudah begitu lama aku tidak bertemu denganNya. Aku tak dapat lagi mencapai Surga. Malaikat-malaikat YHWH telah melakukan penjagaan dengan ketat. Aku mencoba untuk bisa menemui Gabriel kembali. Kepada dialah satu-satunya harapanku. Ketika aku mendengar kabar bahwa Gabriel sedang berada di bumi untuk menjumpai Yesaya. Sebelum bertemu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=30&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><b>Bagian Ketujuh</b></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" alt="" width="450" height="450"></p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, dalam tempat persembunyianku merindukan Allah. Sudah begitu lama aku tidak bertemu denganNya. Aku tak dapat lagi mencapai Surga. Malaikat-malaikat YHWH telah melakukan penjagaan dengan ketat. Aku mencoba untuk bisa menemui Gabriel kembali. Kepada dialah satu-satunya harapanku.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika aku mendengar kabar bahwa Gabriel sedang berada di bumi untuk menjumpai Yesaya. Sebelum bertemu dengan Yesaya, aku berhasil mencegatnya. Kemudian kuajak dia untuk pergi ke tempat persembunyianku dan aku mulai menceritakan segala duduk perkara yang selama ini tersimpan dalam hatiku.</p>
<p style="text-align:justify;">Kata Gabriel kepadaku : &#8220;Apa yang kau risaukan, hai Lucifer?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Jawabku : &#8220;Tidakkah engkau melihat kesewenang-wenangan YHWH? Dia telah mengobarkan permusuhan di antara manusia dan membuat segala macam peraturan yang menguntungkan dirinya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel berkata : &#8220;Apa alasanmu mengatakan demikian? Bukankah dia adalah Allah Yang Maha Tinggi?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku terkejut bukan main dan berteriak : &#8220;Apa katamu? Dia adalah Allah Yang Maha Tinggi? Omong kosong itu!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel menjawab dengan sabar : &#8220;Setelah kepergianmu dari Surga, sebenarnya Allah kita telah mengubah dirinya menjadi YHWH dan menggantikan kedudukanmu serta menempatkan aku dan Mikhael di bawah perintahnya. Jadi, sebenarnya, YHWH adalah Allah kita.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel menambahkan lagi : &#8220;Tidakkah kau mencoba memikirkan asal mulamu. Melalui kitab yang dicatat oleh para Malaikat tentang firman Allah, bukankah ada tertulis : Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tiba-tiba aku tersadarkan dan berkata kepadanya : &#8220;Cukup, coba perhatikan kata-kata itu. Pada awal tertulis : Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Namun ada kegelapan dan dalam kegelapan itulah Roh Allah melayang-layang. Aku ingin bertanya, apakah Roh Allah yang melayang-layang ini sama dengan Allah yang mencipta langit dan bumi? Apakah Roh Allah yang berada dalam kegelapan ini bukannya YHWH?&#8221;<img src="http://duniagaib.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" class="mceWPmore mceItemNoResize" title="Selebihnya..."></p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel berkata : &#8220;Tunggu, aku teruskan dulu. Setelah itu Allah berfirman:&nbsp; Jadilah terang. Lalu terang itu jadi.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berkata : &#8220;Terang itu adalah aku. Kaupun mengetahui akan hal itu. Namun, ternyata sebelum aku telah ada gelap. Gelap mendahului keberadaanku. Berarti gelap dan terang diciptakan oleh Allah. Aku tidak diciptakan oleh YHWH. Bukan gelap itu yang menciptakan aku. Coba teruskan membacanya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel berkata : &#8220;Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkanNyalah terang itu dari gelap.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku sebenarnya tersanjung juga bahwa Allah menyatakan bahwa terang itu baik, namun rupanya, karena terang dipisahkan dari gelap, maka aku tak pernah mengenal sungguh-sungguh tentang gelap. Namun karena gelap ada lebih dahulu dari aku, maka dia lebih mengenalku.</p>
<p style="text-align:justify;">Dialah rupanya yang sulung, sementara aku adalah yang bungsu. Sebenarnya, walau terang dan gelap dipisahkan, namun bukan berarti masing-masing bisa berdiri sendiri. Terang menjadi berarti karena ada gelap, demikian pula gelap menjadi berarti karena ada terang. Namun benarkah yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar dari padanya. Aku merasa seperti batu yang dibuang oleh tukang bangunan. Kami berdua memang tidak bisa berjalan seiring bergandeng tangan. Gelap memang tak mungkin berjalan bersama dengan terang. Namun keduanya juga harus ada supaya keseimbangan terjaga. Namun rupanya, gelap berusaha menguasai terang, dengan mengusirnya dan menguasainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjadi termenung mendengar perkataan Gabriel itu. Aku menjadi sadar, bahwa sebagai ciptaanNya aku sama sekali tidak mengenal rupa dan tidak mengenal sifat-sifat pencipta-ku, maka dengan mudahnya aku percaya pada YHWH yang mengaku Allah. Aku menduga sifat-sifat YHWH memang sebagai sifat Allah yang kukenal di Surga. Sekarang aku menjadi lebih sadar, mengapa Allah harus memberi nama untuk dirinya sebagai YHWH. Bukankah Allah tidak membutuhkan segala nama dan atribut, makin kupikirkan semua kejadian makin yakinlah aku bahwa YHWH bukan Allah Maha Tingi sebagai pencipta-ku yang kusembah biarpun aku tahu Allah tidak membutuhkan segala kehormatan dan penghormatanku, karena semuanya telah dimilikinya termasuk kemuliaan yang tidak berawal dan berakhir.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku mulai penasaran, dan ingin menguji pengetahuan Gabriel tentang siapa Allah sebenarnya. Kemudian aku bertanya kepada Gabriel kembali : &#8220;Lalu, apakah Allah yang mengadili aku dahulu waktu perkara tentang Adam adalah YHWH juga?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel menjawab : &#8220;Benarlah perkataanmu itu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjadi semakin bingung. Dan dalam kebingunganku Gabriel berkata : &#8220;Engkau harus sujud menyembah kepada YHWH, sebab Dialah Allah kita.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak, aku tidak mau. Menurutku, dia bukanlah Allah yang sesungguhnya,&#8221; bantahku.</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel agaknya mulai jengkel menghadapiku dan berkata dengan keras : &#8220;Apa hakmu engkau mengatakan demikian, hai Lucifer? Kau telah menghujat Allahmu sendiri!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjawab : &#8220;Aku ingin mencari Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan juga yang menciptakan gelap dan terang.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian aku mulai menceritakan tentang awal penciptaan manusia sampai perkara Ayub. Aku menceritakan bahwa YHWH memang sengaja menciptakan manusia untuk mempertahankan kemuliaan dirinya, manusia dibuat tidak mengenal baik dan buruk supaya manusia menjadi penurut. YHWH sengaja mempermalukan aku dengan menyuruh menyembah ciptaannya. Baru menciptakan manusia saja disombongkan oleh YWH dengan melecehkan aku sebagai Malaikat yang tidak taat. Kalau memang YHWH lebih kuasa dariku mengapa dia tidak memusnahkanku? Tidak bisa, YHWH tidak bisa memusnahkanku karena aku diciptakan oleh Allah Maha Tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku bercerita panjang lebar tentang Ayub, di mana YHWH mencobainya dengan memusnahkan harta benda dan keluarganya serta membuatnya berpenyakitan. Aku berkata kepada Gabriel : &#8220;Yang membuat aku ragu kepadanya adalah ketika dia berkata kepadaku : Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah yang aneh bagiku. Tak mungkin Allah yang sebenarnya, Yang Maha Tinggi dapat kubujuk. Bukankah kata-katanya sendiri telah menunjukkan siapa dia yang sebenarnya? Lalu kataku lagi kepada Gabriel : &#8220;Tahukah engkau bahwa dia menyukai korban bakaran, meminta persembahan beraneka ragam dan juga meminta persepuluhan?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel menjawab : &#8220;Ya, aku tahu tentang hal itu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kataku kemudian : &#8220;Nah, sekarang jelaskan padaku, hai Gabriel, di mana kekurangan Allah sehingga minta-minta kepada manusia. Allah hakekatnya adalah pemberi bukanlah peminta.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel diam seribu bahasa. Ada kebimbangan yang terpancar dari wajahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berkata lagi : &#8220;Apakah itu adalah Allah yang sesungguhnya bila dia meminta segala macam yang bersifat duniawi seperti itu? Dan terlebih lagi, dia meminta persembahan itu sebagai pendamaian atas nyawa manusia. Tidakkah engkau merasa heran, ketika dia memerintahkanmu untuk membangkitkan permusuhan di antara manusia? Dan aku sendiri sampai pada suatu kesimpulan, bahwa dia adalah Malaikat gelap. Dialah yang ada sebelum aku, dialah yang sulung, dan dia rupanya ingin menguasai langit dan bumi ini sendirian.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Bagaimana engkau bisa membuktikan bahwa dia ingin menguasai langit dan bumi ini sendirian?&#8221; tanya Gabriel.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidakkah kau tahu akan HARI YHWH (HARI TUHAN) yang selalu dijanjikannya kepada manusia? Tentunya engkau mengetahui, bagaimanakah Hari Tuhan itu?&#8221; tanyaku kepada Gabriel.</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel menjawab : &#8220;Ya benar, Hari Tuhan adalah hari penghakiman. Sungguh, Hari Tuhan datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya manusia yang tidak taat kepadanya. Dan YHWH sendiri berkata : Permuliakanlah YHWH, Allahmu, sebelum Ia membuat hari menjadi gelap, sebelum kakimu tersandung di atas bukit-bukit yang diliputi senja, sementara kamu menanti-nantikan terang, tetapi Ia menjadikan hari kelam pekat dan mengubahnya menjadi gelap gulita.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Jadi, bagaimana menurut pendapatmu tentang pada akhirnya nanti? Bukankah dia menginginkan agar semuanya kembali menjadi gelap gulita, seperti pada zaman dahulu kala, saat di mana Allah belum menciptakan aku,&#8221; kataku pada Gabriel.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah bukti atas perkataanmu dapat kupercaya, hai Lucifer?&#8221; tanya Gabriel.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apakah aku pernah berbohong kepadamu? Aku akan membuktikan bahwa kata-kataku benar. Sebelumnya, aku akan bertanya kepadamu : Apakah Allah yang sesungguhnya dapat berada di mana-mana dan maha mengetahui?&#8221; kataku sambil bertanya kebali kepadanya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tentu, Allah yang sesungguhnya Maha Mengetahui!&#8221; jawab Gabriel dengan tegas.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lalu, apakah dia mengetahui engkau berada di sini?&#8221; tanyaku.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;&#8230;Tidak&#8230;, Dia tidak tahu bahwa aku ada bersama dengan engkau saat ini,&#8221; jawab Gabriel mulai ragu-ragu.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidakkah engkau heran, mengapa Allah kita atau YHWH, katamu, selalu bertanya-tanya kepada kita : Dari manakah engkau? Tidakkah engkau heran bila dia juga bertanya kepada Adam, apakah dia telah memakan buah yang dilarangnya itu?&#8221; kataku.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Baiklah, marilah kita bersama-sama ke Surga. Saat ini, YHWH sedang berada di gunung-Nya yang kudus. Jika kita tidak menjumpai YHWH di Surga, maka aku akan percaya kepada kata-katamu itu,&#8221; kata Gabriel.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian aku dan Gabriel naik menuju ke Surga dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan benarlah seperti dugaanku, Allah tak ada di sana. Kemudian Gabriel berkata kepada keempat Malaikat dengan setia menjaga tahta Allah : &#8220;Di manakah Allah?&#8221; Mereka menjawab, &#8220;Yang Maha Tinggi sedang berada di puncak gunung-Nya yang kudus. Pergilah ke bumi jika ingin bertemu dengan-Nya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kini makin nyatalah bagiku, bahwa Allah yang kusembah selama ini tak lain tak bukan adalah YHWH sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia rupanya telah mengubah dirinya sehingga aku tak lagi mengenalnya. Aku berteriak dalam hatiku : Tidak! aku harus menemukan Allah yang sebenarnya! Aku harus menemukan penciptaku. Dia yang ada jauh sebelum aku maupun YHWH ada. Dia yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Gabriel akhirnya percaya kepadaku dan kemudian bersama dengan dia aku kembali ke bumi. Sejak saat itu, Gabriel berada bersama-sama dengan aku, namun YHWH tak mengetahuinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami berdua merasa kehilangan pegangan. Namun kami berdua yakin bahwa Allah yang Maha Tinggi, yang menciptakan langit dan bumi itu ada. Bersama Gabriel, aku berjalan mencari Allah yang sebenarnya. Ke seluruh penjuru langit akan kucari sampai dapat.</p>
<p style="text-align:justify;">* **</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Bintang Timur, tak ingin bermegahkan diri dan berkeinginan bertemu dengan penciptaku. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepadaMu, tubuhku rindu kepadaMu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Aku mencari Engkau, Yang sekarang ada, dulu sudah ada, dan yang akan ada sampai selama-lamanya. Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagiMu.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berpisah dengan Gabriel untuk sementara waktu, kami memutuskan untuk mencari sendiri-sendiri. Aku mengembara ke segala penjuru, bagai seorang musafir berjalan tanpa arah. Tapi tak kutemukan di mana Allah Yang Maha Tinggi bersemayam. Dan ketika aku mulai merasa putus asa, aku berteriak : &#8220;Eli, Eli lama sabakhtani?&#8221; Artinya: &#8220;AllahKu, AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ya Allahku, aku berseru kepadaMu, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku. Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang. Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya. Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong. Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku; kekuatanku kering seperti beling, lidahku melekat pada langit-langit mulutku; dan dalam debu maut Kau letakkan aku. Janganlah menyembunyikan wajahMu kepadaku, janganlah menolak hambaMu ini dengan murka; Engkaulah pertolonganku, janganlah membuang aku dan janganlah meninggalkan aku, ya Allah penyelamatku! Tunjukkanlah jalanMu kepadaku, ya TUHAN, dan tuntunlah aku di jalan yang rata oleh sebab seteruku. Mulutku penuh dengan puji-pujian kepadaMu, dengan penghormatan kepadaMu sepanjang hari. Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi Allah tak menjawab apa-apa. Tak ada suara-Nya yang bisa kudengar. Tak ada wajah-Nya yang bisa kulihat. Tak ada tangan yang bisa membelaiku. Allahku, di manakah Engkau berada? Biarlah aku datang untuk sujud menyembahmu. Izinkan aku menemuimu barang sebentar saja. Aku rindu akan Engkau. Janganlah Engkau memalingkan wajah-Mu dari padaku. Aku jadi semakin sedih dan sambil menangis aku berkata : &#8220;Bapa, aku telah berdosa terhadap Surga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu, seakan-akan aku mendengar suatu suara yang dengan lembut berkata kepadaku : &#8220;Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku mencari dari mana suara itu berasal. Aku mengembara dari Utara sampai Selatan. Ujung-ujung langit kujelajahi. Tak ada ruang yang terlewatkan. Kucari setiap tempat yang tersembunyi hingga bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang ruang Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu saat, aku menjadi ragu. Bukankah kalau Allah Maha Besar dan Maha Tinggi akan mengetahui bahwa aku mencari diri-Nya? Tapi mengapa Ia tidak menyatakan dirinya kepadaku? Apakah Allah itu tidak ada? Ataukah itu hanya sekedar ilusi kosong yang memberi harapan palsu? Tidak! Tidak mungkin Allah Yang Maha Tinggi tidak ada. Bagaimana mungkin aku bisa ada tanpa ada Dia. Kalau aku saja bisa ada, bukankah Yang Maha Tinggi ada sudah ada jauh sebelum aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak mencari yang awal dan yang terakhir. Bukan alfa dan omega yang aku cari. Yang kucari adalah Allah yang selalu ada, Dia yang tak berawal dan tak berakhir.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku lalu berpikir, apakah Allah mempunyai telinga untuk mendengar? Aku berpikir keras akan hal ini. Kalau Dia mempunyai telinga, berarti Dia bukan Allah yang sebenarnya. Tapi kalau Dia tidak mempunyai telinga, bagaimana Dia bisa mendengar aku? Ah, aku yang bodoh. Allah Yang Maha Tinggi tidak perlu semua itu. Dia tidak memerlukan kaki untuk berjalan, tidak juga memerlukan kerub untuk pergi ke Surga. Dan&#8230;Dia juga tidak perlu tempat kediaman, karena seluruh alam ini adalah tempat-Nya. Jadi, apakah aku sia-sia mencari Allah? Di manakah aku bisa bertemu dengan Allah yang sebenarnya?</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, sampailah aku pada kesimpulan, Allah yang daat digambarkan, bukanlah Allah yang sebenarnya. Sebab, jika ada Allah yang bisa digambarkan, mempunyai bentuk, terlebih meminta pesembahan dan menyukai korban sembelihan kambing domba, bagiku, allah seperti itu, bukanlah Allah yang sebenarnya. Allah yang menyatakan diri kepada manusia, bukanlah Allah yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, tak ada hasil yang kudapat dalam mencari Allah, namun ada sedikit kedamaian di dalam hatiku.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, adalah terang. Dan YHWH adalah gelap, yang sulung. Aku langsung tersadar dan sampai pada kesimpulan : Itulah sebabnya, aku dengan dia adalah lawan. Kami berdua adalah Iblis, yang berarti lawan, bagi satu dengan yang lainnya. Tapi aku tahu, tidak mungkin kami meniadakan satu dengan yang lainnya. Dan tidak mungkin juga kami berjalan seiring bersama. Namun sayangnya, kegelapan ingin menguasai segalanya sendirian. Aku tidak ingin semuanya itu terjadi. Lalu, aku berpikir keras bagaimana mengatasinya. Dan aku kemudian tersadar. Bukankah aku adalah terang. Dan bukankah hanya terang yang bisa menyeimbangkan kuasa gelap. Aku harus hadir ke dunia dan menjadi terang dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan aku teringat akan kata-kata YHWH sendiri : &#8220;Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel&#8221; -yang berarti : Allah menyertai manusia. Baiklah aku akan menggenapi hukum-hukum taurat yang dibuat oleh YHWH. Aku akan datang menyelamatkan manusia, milik kepunyaanku dulu dan aku akan menjadi terang bagi mereka. Aku tahu, manusia tidak akan mengenalku bahkan aku tahu, bahwa dunia yang telah dikuasai oleh kuasa gelap akan menolak aku. Terlebih setelah fitnah yang dikemukakan aas diriku bahwa akulah yang jahat. Dan aku juga yakin, setelah kedatanganku, YHWH akan berusaha mengembalikan kekuasannya dengan mengutus yang lain. Tapi biarlah itu akan menjadi keseimbangan. Akan banyak peseteruan di antara pengikutku dengan pengikut Nabi itu, namun, semoga orang yang bijak mau membuka hatinya untuk menerima terang.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku hanya berharap agar batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan akan menjadi batu penjuru. Aku akan datang ke dunia, namun aku tak mau menggunakan nama Imanuel, dan supaya manusia mengenalku, aku akan menamakan diriku : Keselamatan, sebab aku akan datang untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi aku sendiri sadar, bahwa tidak mungkin meniadakan kegelapan. Dan aku juga sadar bahwa kegelapan tak akan tinggal diam. Namun aku juga tak mungkin tinggal diam melihat kesewenang-wenangan gelap.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku bertemu dengan Gabriel kembali dan mengemukakan apa yang menjadi rencanaku. Dan kemudian dia berkata : &#8220;Marilah kita cari anak dara itu, agar engkau dapat hadir ke dalam dunia.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Keselamatan, telah mengutus malaikatku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi manusia. Aku adalah tunas, bintang timur yang gilang gemilang.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan, supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka. Bapa telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir; sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya, ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras, ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi, aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya; aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku. Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku. Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan Bapa berkenan akan dia. Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak akan memaksa manusia. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak, tetapi barang siapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah. Aku datang ke dalam dunia ini, sesuai dengan kodratku. Aku diutus oleh penciptaku dan Dialah yang menjadi Bapaku, sebab Dialah sendiri yang melahirkan aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan, kasih karuniaku menyertai kamu sekalian! Amin.</p>
<p><b>TAMAT</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=30&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://duniagaib.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Selebihnya...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>WARISAN DARI LUCIFER VI</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vi/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 10:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warisan Dari Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaib]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael]]></category>
		<category><![CDATA[Mistik]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Supranatural]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Eden]]></category>
		<category><![CDATA[YHWH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Keenam Sejak bencana air bah dan berkuasanya YHWH atas bumi, bumi ini diperintah dengan tangan besi, dan para Malaikatnya menjalankan kuasanya dengan keras atas manusia. Matanya bagaikan nyala api dan di atas kepalanya terdapat banyak mahkota dan padanya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali ia sendiri. Itulah sebabnya, tak ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=27&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Bagian Keenam</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" alt="" width="450" height="450" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak bencana air bah dan berkuasanya YHWH atas bumi, bumi ini diperintah dengan tangan besi, dan para Malaikatnya menjalankan kuasanya dengan keras atas manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Matanya bagaikan nyala api dan di atas kepalanya terdapat banyak mahkota dan padanya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali ia sendiri. Itulah sebabnya, tak ada yang tahu persis tentang namanya yang bertuliskan YHWH. Dan semua pasukan yang di Surga mengikuti dia; mereka menunggang kuda putih bersih. Dan dari mulutnya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa, dan ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka YHWH. Dan pada jubahnya dan pahanya tertulis suatu nama, yaitu : &#8220;Raja segala Raja dan Tuan diatas segala Tuan&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, berkata sekali lagi kepadamu, hai manusia : &#8220;Tidakkah engkau tahu, bahwa mereka yang disebut penguasa bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Padahal, sesungguhnya tidaklah harus demikian.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku telah menjadi korban fitnah berabad-abad, sehingga manusia tidak lagi mengenalku, bahkan membenciku. Manusia menganggapku yang jahat dari segala yang jahat. Aku kemudian mengutus beberapa Malaikatku untuk mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi di Surga. Namun rupanya Surga telah dijaga dengan ketat oleh Malaikat YHWH. Malaikat-malaikatku tidak dapat mendengar-dengarkan pembicaraan para Salaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. Mereka juga dikejar oleh semburan api yang terang, sehingga mereka pulang dengan tanpa membawa hasil.<span id="more-27"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Yang terus menjadi pikiranku adalah, apakah penghancuran manusia itu adalah kehendak Allah Yang Maha Tinggi? Aku menunggu suatu kesempatan untuk bisa menemui Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian aku mencoba mendekati Gabriel. Dia salah satu yang terdekat denganku dulu. Namun tak mudah untuk menemuinya, karena ia lebih sering berada di Surga daripada di bumi. Namun ketika Gabriel diperintahkan Allah untuk mendatangi Daniel, aku berusaha untuk dapat menemuinya. Pada kesempatan pertama dia datang, aku tak berhasil menemuinya. Namun di kesempatan lain, aku berhasil menemuinya dan menahannya untuk berbincang denganku selama dua puluh satu hari lamanya. Tetapi kemudian, Mikhael datang dan menyuruh Gabriel pergi serta menantang aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi penghulu Malaikat, Mikhael, yang telah diangkat YHWH sebagai pemimpin besar Israel, rupanya telah mengikat setia mengikuti YHWH. Waktu itu kami berselisih dan bertengkar hebat. Kami berselisih mulai perkara Adam sampai mayat Musa. Diapun tak berani menghujat aku, karena sesungguhnya, aku dulu lebih pintar darinya. Namun rupanya Mikhael tidak berani menghakimiku. Mikhael kemudian berkata : &#8220;Kiranya YHWH menghardik engkau!&#8221; Dan aku kemudian pergi meninggalkannya. Kudengar-dengar, rupanya Gabriel waktu itu masih menganggap aku berontak melawan Allah. Tapi aku yakin, dia akan mendengarkan ucapanku.</p>
<p style="text-align:justify;">Entah kenapa, suatu hari aku mendapat undangan dari YHWH untuk menghadap ke tempat kediamannya. Maka bertanyalah YHWH kepadaku : &#8220;Dari mana engkau?&#8221; Lalu jawabku sekenanya kepadanya : &#8220;Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi.&#8221; YHWH rupanya tahu bahwa aku sebenarnya tak berselera untuk menanggapinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian dia berkata : &#8220;Apakah engkau memperhatikan hambaku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut kepadaku dan menjauhi kejahatan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjawab : &#8220;Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut kepadamu? Bukankah engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu. Tetapi ulurkanlah tanganmu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki engkau di hadapanmu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian YHWH berkata kepadaku : &#8220;Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pergilah aku dari hadapannya. Aku menjadi heran atas kata-kata itu. Bukankah aku sudah tak punya kuasa apa-apa lagi? Dan bukankah aku telah berkata kepadanya : &#8220;Tetapi ulurkanlah tanganmu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki engkau di hadapanmu.&#8221; Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! Bukankah aku yang membuat Ayub celaka, tetapi YHWH sendiri yang dengan kesombongannya ingin menunjukkan kepadaku bahwa Ayub tetap takut kepadanya. Aku tak mengada-ada akan hal ini. Dan akan kubuktikan kebenaran kata-kataku.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku melihat dari kejauhan, orang-orang Syeba digerakkan oleh Malaikat YHWH untuk menyerang dan merampasnya serta memukul penjaga Ayub dengan mata pedang. Kemudian api menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaganya. YHWH juga menggerakkan orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Dan aku sungguh tak menyangka ketika YHWH juga membunuh anak-anak Ayub yang sedang makan-makan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung. YHWH mendatangkan angin ribut yang bertiup dari seberang padang gurun. Rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Tapi aku melihat, dia tetap takut dan percaya kepada YHWH, Tuhannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah YHWH mencobai Ayub, aku kemudian dipanggilnya sekali lagi dan ditanyai dengan pertanyaan yang sama : &#8220;Dari mana Engkau?&#8221; Dan kujawab dengan jawaban yang sama : &#8220;Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi.&#8221; Aku tahu, pertanyaan itu sebenarnya adalah untuk mengejek aku, karena dahulu kala, sebelum dia berkuasa, tugasku memang menjaga bumi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah kata-kata YHWH sendiri yang membuktikan bahwa bukanlah aku yang membuat kerusakan atas harta dan keluarga Ayub : &#8220;Apakah engkau memperhatikan hambaku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan aku dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku sebenarnya ingin berteriak membela diri. Namun semua perkara itu aku simpan dan akan kukemukakan suatu hari nanti kepada Allah. Bukankah dia sendiri berkata bahwa dialah yang mencelakan Ayub tanpa alasan? Dan yang lebih keji lagi, dia mengatakan bahwa dia melakukan semua itu karena aku telah membujuknya? Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! YHWH sendiri telah berkata bahwa dialah yang mencelakakan Ayub tanpa alasan, bukan aku! Tapi aku telah menjadi korban fitnah selama berabad-abad sehingga manusia mengira bahwa aku sedemikian keji dan jahat.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjadi marah kepadanya dan berkata : &#8220;Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. Tetapi ulurkanlah tanganmu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki engkau di hadapanmu.&#8221; Lalu aku pergi. Aku berharap agar Ayub sadar akan Tuhan yang disembah dan ditakutinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kepergianku, ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya. Sungguh, aku kasihan melihatnya. Sekali lagi aku difitnah dengan menyebarkan berita bohong bahwa akulah yang menyebabkan itu semua. Padahal sungguh sekali-kali tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian aku berusaha menjumpai Ayub. Aku berhenti di depannya namun rupanya dia tidak mengenal aku dan dianggapnya aku sebagai roh. Kepadanya aku berkata sambil berbisik-bisik : &#8220;Mungkinkah seorang manusia benar di hadapan Allah, mungkinkah seseorang tahir di hadapan Penciptanya? Sesungguhnya, hamba-hambaNya tidak dipercayaiNya, Malaikat-malaikatNyapun didapatiNya tersesat, lebih-lebih lagi mereka yang diam dalam pondok tanah liat, yang dasarnya dalam debu, yang mati terpijat seperti gegat. Di antara pagi dan petang mereka dihancurkan, dan tanpa dihiraukan mereka binasa untuk selama-lamanya. Bukankah kemah mereka dicabut? Mereka mati, tetapi tanpa hikmat.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan aku memberi Ayub banyak perkataan agar mau mengenal Allah yang sesungguhnya. Dia menjawab : &#8220;Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat. Alangkah kokohnya kata-kata yang jujur! Tetapi apakah maksud celaan dari pihakmu itu?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku menjawab : &#8220;Apakah kamu bermaksud mencela perkataan? Apakah perkataan orang yang putus asa dianggap angin? Bahkan atas anak yatim kamu membuang undi, dan sahabatmu kamu perlakukan sebagai barang dagangan. Tetapi sekarang, berpalinglah kepadaku; aku tidak akan berdusta di hadapanmu. Berbaliklah, janganlah terjadi kecurangan, berbaliklah, aku pasti benar. Apakah ada kecurangan pada lidahku? Apakah langit-langitku tidak dapat membeda-bedakan bencana?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Ayub berkata : &#8220;Kalau aku berbuat dosa, apakah yang telah kulakukan terhadap engkau, ya penjaga manusia? Mengapa engkau menjadikan aku sasaranmu, sehingga aku menjadi beban bagi diriku? Dan mengapa engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan tidak menghapuskan kesalahanku? Karena sekarang aku terbaring dalam debu, lalu engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi.&#8221; Ah, rupanya Ayub mulai mengenalku sebagai penjaga manusia tapi dia mengira aku yang mencelakainya. Dia tetap percaya bahwa YHWH adalah Tuhannya yang Maha Kuasa. Maka aku kemudian pergi meninggalkannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah cobaan yang diberikan oleh YHWH kepada Ayub, dia melihat bahwa Ayub tetap takut kepadanya. Lalu YHWH memulihkan keadaan Ayub, dan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. Aku tahu, YHWH melakukan semua itu untuk mengejek aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat. Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur.</p>
<p style="text-align:justify;">Hai manusia, masihkah engkau berpikir bahwa aku yang mencobai Ayub? Masihkah kau berpendapat bahwa aku yang mencelakakan dirinya dan membuatnya menderita? Barang siapa bijak, hendaklah dia mengerti akan perkara ini. Semuanya ini kuserahkan kepada penilaianmu.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, tak pernah memusuhi manusia. Memang, aku tak mau sujud kepada manusia, karena hanya kepada Allah aku mau tunduk berserah diri.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bersambung</em>&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=27&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/13/warisan-dari-lucifer-vi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>WARISAN DARI LUCIFER V</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-v/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-v/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 20:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warisan Dari Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaib]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael]]></category>
		<category><![CDATA[Mistik]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Supranatural]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Eden]]></category>
		<category><![CDATA[YHWH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Kelima Sesungguhnya, manusia yang selamat dari bencana air bah itu tidaklah hanya Nuh dan keluarganya saja. Semjaza telah berhasil menyelamatkan lebih dari dua ratus ribu manusia dan membawanya ke tempat yang aman. Sebagian dari para raksasa itu ada juga yang selamat dan kemudian mereka menetap di Tanah Enak dan dikenal sebagai orang Enak yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=22&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Bagian Kelima</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" alt="" width="450" height="450" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya, manusia yang selamat dari bencana air bah itu tidaklah hanya Nuh dan keluarganya saja. Semjaza telah berhasil menyelamatkan lebih dari dua ratus ribu manusia dan membawanya ke tempat yang aman. Sebagian dari para raksasa itu ada juga yang selamat dan kemudian mereka menetap di Tanah Enak dan dikenal sebagai orang Enak yang tinggi besar. Ada sebagain kecil yang kemudian tinggal di Tanah Gat, Emim dan Zamzumim. Keturunan mereka lebih kecil dari orangtuanya tapi tetap saja merupakan raksasa bagi manusia pada umumnya. Tingginya ada yang mencapai tujuh hasta.</p>
<p style="text-align:justify;">Di antara raksasa itu dulu, banyak yang tewas dan tidak sedikit pula yang tertangkap dan dijatuhkan ke jurang maut bersama dengan Abadon dan Azazel. Anak Semjaza sendiri tak ada yang selamat dari pembantaian massal itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Terafim, yang membantu para ahli sihir dan tukang tenung, tinggal bersama aku. Dia tetap membantu manusia untuk membuat penyembuhan dan mengajarkan mantra-mantra dengan sembunyi-sembunyi. Tapi kini, dia tak kuasa lagi memanggil roh orang mati karena kunci jurang maut dipegang oleh Malaikat Allah. Namun demi menyenangkan hati manusia, Terafim menyuruh Malaikatnya untuk menyamar sebagai roh orang mati yang diminta. Terafim dan Malaikatnya ini yang dikenal oleh manusia sebagai Jin.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya kami semua ini dapat digolongkan sebagai Jin. Bukankah Jin berarti tidak terlihat oleh mata atau berada dalam keadaan tersembunyi dari pandangan manusia. Namun Malaikat-malaikat Allah mempengaruhi manusia dan mengatakan bahwa kami adalah roh-roh jahat yang ada di udara.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak peristiwa itu, kami dikatakan sebagai penguasa kegelapan dan penghulu-penghulu dunia yang gelap. Memang, kami harus senantiasa bersembunyi dari para Malaikat Allah. Namun perlahan tapi pasti, aku kembali menyusun kekuatan untuk melakukan pembalasan. Bukankah Allah sendiri berfirman bahwa yang terpenjara di jurang maut pada saatnya menjelang akhir zaman akan dilepaskan. Saat itulah, aku akan menuntut balas.<span id="more-22"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya aku masih menyayangi manusia, terutama manusia yang diperlakukan secara tidak adil. Mintalah kepadaKu, maka segalanya akan kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi akan menjadi kepunyaanmu. Bukankah aku penguasa bumi ini sampai hari kiamat nanti. Akulah pemilik semua yang ada di bumi ini. Sebab kalau tidak, mana mungkin aku berani menawarkan semua kerajaan di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada siapa saja, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Dan jika manusia mau sujud kepadaku, seluruhnya itu akan menjadi miliknya. Kata-kataku ini dapat dipegang dan dipercaya. Aku tak mungkin berbohong, sebab jikalau aku berbohong, tentu Yang Maha Tinggi akan mengetahuinya dan memberi tahu kepada manusia bahwa aku bohong. Oleh karenanya, untuk melawan diriku, Allah menjanjikan Kerajaan Surga kepada manusia, bukan kerajaan di bumi ini. Padahal, bukankah Allah menciptakan manusia untuk menjadi Khalifah di bumi dan bukannya di Surga? Dan aku sendiri menyangsikan, benarkah Allah akan memberikan Kerajaan Surga kepada manusia pada saatnya nanti? Bukankah manusia dulu sudah diusir dari sana karena telah menyerupai-Nya? Apakah itu bukan sekedar janji yang kosong? Dan siapakah yang tahu akan kebenaran janji itu? Tapi biarlah, tak ada yang akan mengetahui sampai hari kiamat nanti dan juga tak akan ada yang tahu tentang bilamana kiamat terjadi. Hanya Allah saja yang mengetahui dan jangan percaya begitu saja pada kata-kataku, sebab bukankah Allah sendiri telah berfirman kepadamu, wahai manusia, bahwa aku, Lucifer, adalah pembohong sejak awalnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan tertangkapnya Azazel, bumi ini tak lagi memiliki penjaga yang kuat. Malaikat Allah yang hendak datang ke bumi ini akhirnya menjadi bebas. Aku telah menggantikan tugas Azazel kepada seorang Malaikat lain, namun dia tidak sehebat Azazel.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berusaha mengambil kembali ciptaanNya, yakni manusia, yang telah diserahkan kepadaku. Dia memilih manusia yang baik di mata-Nya. Sejak peristiwa air bah itu, para Malaikat sering mengunjungi bumi untuk mengawasi aku. Namun aku berusaha untuk bangkit. Kubangun kembali tempat kediamanku jauh di utara. Kali ini, kututupi dengan hamparan salju tebal sehingga tak mudah untuk ditemukan. Aku telah menemukan lorong-lorong di bumi sehingga dengan mudah pergi ke suatu tempat lewat lorong-lorong tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Melalui lorong itu aku bisa keluar langsung ke kawah-kawah gunung berapi, baik yang ada di darat maupun yang ada di laut. Aku mudah menjumpai manusia-manusia yang tinggal di daerah gunung dan hutan. Mereka memberi persembahan kepadaku dengan melemparkan persembahan ke kawah gunung. Sebetulnya itu tidak perlu. Kehadiran Malaikat-malaikatku banyak di hutan-hutan, karena di situ mereka tidak mudah untuk diketemukan Malaikat Allah. Oleh karena itu, banyak manusia menjumpai Jin bila berada di hutan yang lebat. Aku juga membangun beberapa tempat kediaman di dasar laut dan masing-masing penguasanya, kuberi kebebasan untuk menjalankan apa yang terbaik menurut mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum peristiwa itu, bumi ini dalam keadaan aman dan damai. Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya. Sisa-sisa manusia yang masih hidup setelah bencana air bah itu kemudian memutuskan untuk berkumpul di suatu tempat. Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di Tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana. Mereka berkata seorang kepada yang lain : &#8220;Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.&#8221; Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tergala-gala sebagai tanah liat.</p>
<p style="text-align:justify;">Juga kata mereka : &#8220;Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.&#8221; Tujuan mereka membuat menara itu adalah agar bila terjadi bencana air bah lagi, mereka semua secara bersama-sama akan bisa selamat dengan naik sampai ke puncaknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu turunlah Malaikat Allah untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu. Namun rupanya Malaikat Allah melihat apa yang dilakukan manusia itu tidak baik menurut pandangan mereka. Malaikat itu memberitahu Allah dan kemudian Allah berfirman : &#8220;Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Baiklah kalian turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.&#8221; Demikianlah mereka diserakkan Allah dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku jadi teringat apa yang disampaikan oleh Azazel tentang berita yang didengarnya melalui Henokh. Henokh mengatakan bahwa mengetahui Allah berfirman kepada Gabriel : &#8220;Kirim mereka melawan sesamanya agar mereka saling menghancurkan di medan perang. Untuk berhari-hari mereka tak akan memiliki apa-apa.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, sama sekali tidak berbohong akan hal ini. Bukankah Firman Allah ini ada dalam kitab-kitab nenek moyangmu. Ketahuilah, bahwa yang menyebabkan perselisihan di antara manusia, yang menyebabkan permusuhan dan peperangan bukanlah aku. Dan ketahuilah kini, siapa sebenarnya yang berkeinginan agar manusia saling melawan dan menghancurkan sesamanya. Kadang aku jadi meragukan, apakah Dia Yang Maha Tinggi adalah Allah yang sebenarnya? Ataukah sebenarnya ada Allah yang sesungguhnya yang tak dapat dijelaskan dengan kata-kata?</p>
<p style="text-align:justify;">Ini yang selalu menjadi pertanyaanku. Mengapa Allah menyukai agar ada perbedaan? Apakah hanya supaya manusia itu diserakkan sehingga memenuhi bumi? Ataukah Allah tak suka bila manusia bersatu dan khawatir berontak terhadap-Nya seperti aku? Dan mengapa Allah memerintahkan Gabriel untuk membuat permusuhan di antara manusia? Semua itu tak bisa kumengerti. Dan herannya, Malaikat-malaikat Allah itu, patuh saja akan perintah Allah tanpa berpikir baik dan buruknya. Mungkin, pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat itu telah ditebang oleh Allah, supaya tidak ada lagi yang dapat menyamai diri-Nya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedudukanku sebagai Malaikat penghulu Allah telah diganti oleh Malaikat lain. Malaikat ini kudengar-dengar bernama YHWH. Aku tidak pernah mendengar bagaimana manusia menyebut namanya secara pasti. Bahkan manusia sering hanya menyebutnya dengan nama : Adonai yang berarti Tuhan-ku. Namanya sering disebut dengan Yahweh atau Yehovah. Namun menurutku, sebutannya yang benar adalah Yihwah atau Syihwah. Dan dia memang dikenal pertama kali oleh Abraham di Tanah Haran. Boleh jadi, ketika Abraham ke Tanah Kanaan, keturunannya tetap menyembah YHWH, sementara ketika bangsa Arya menyerbu Tanah Hindustan, mereka memperkenalkannya sebagai Syihwah atau Çiva.</p>
<p style="text-align:justify;">Dialah pula yang memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir untuk ke Tanah Kanaan. Dialah Malaikat Allah yang pencemburu dan mudah murka. Kekuasaannya memang luar biasa dan dia mengatur manusia dengan tangan besi. Dialah juga yang menuntut korban sembelihan domba dan lain-lainnya. Dia pernah berkata kepada Musa : &#8220;Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagiKu persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepadaKu itu. Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga; kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing; kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga; minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian, permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada. Dan mereka harus membuat tempat kudus bagiKu, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya. Semua itu adalah untuk mengadakan pendamaian bagi nyanwa kamu sekalian.&#8221; (Keluaran 25:2-9 dan Keluaran 30:16)</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh, pada waktu aku memimpin manusia, tak pernah meminta persembahan sebanyak itu. YHWH ini mengendarai lembu jantan yang bersayap yang dinamakan kerub atau ada juga yang menyebutnya buraq. Itulah sebabnya, banyak orang Israel yang membuat patung lembu sebagai singgasananya dan untuk menyembahnya. Mereka beranggapan bahwa dengan membuat patung lembu, tunggangan Tuhan mereka, maka Tuhan mereka akan hadir. Namun rupanya dia tak suka disaingi oleh tungganggannya sendiri dan murka bila ada manusia yang menyembah patung dan dianggapnya berhala. Tak heran kalau di tanah Hindustan sendiri manusia menyembah lembu merah. Dia membuat sepuluh peraturan atau perintah yang harus dipatuhi oleh manusia. Bila manusia melanggarnya maka manusia itu pasti akan dihukum olehnya.</p>
<p style="text-align:justify;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, sejak semula berusaha menjaga bumi ini dengan aman dan damai. Manusia kuajarkan agar dapat mengupayakan tanah yang gersang ini. Memang, bukan aku yang menciptakan semua yang ada di muka bumi ini, tapi, akulah yang menjaga mereka. Jika tidak, dan bila memang aku dikatakan sebagai musuh manusia, maka sudah sejak lama manusia akan kumusnahkan. Tetapi sesungguhnya, akulah penjaga manusia dan akulah penguasa dunia ini, hingga pada saat itu, aku dikalahkan oleh Mikhael dan bala tentaranya. Kemudian Allah memerintahkan Malaikat YHWH berkuasa di bumi. Malaikat YHWH memilih tempat kediaman di atas Gunung Sinai yang dianggap kudus baginya. Kadang aku juga bimbang, apakah Malaikat YHWH yang menggantikanku itu adalah atas perintah Allah sendiri atau bukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah ciri pemerintahan Malaikat YHWH. Dia sendiri berkata : &#8220;Demi Aku yang hidup, Aku akan memerintah kamu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan amarah yang tercurah. Aku akan membawa kamu keluar dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari negeri-negeri, di mana kamu berserak dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung dan amarah yang tercurah, dan Aku akan membawa kamu ke padang gurun bangsa-bangsa dan disana Aku akan berperkara dengan kamu berhadapan muka.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tidakkah engkau mengetahui bilamana Malaikat YHWH murka? Buka dan bacalah kitab-kitab yang telah ditulis oleh nenek moyangmu. Beginilah bila Malaikat YHWH murka : Bergoyang dan bergoncanglah bumi, dasar-dasar langit gemetar dan bergoyang, oleh karena bernyala-nyala murkanya. Asap membubung dari hidungnya, api menjilat keluar dari mulutnya, bara menyala keluar dari padanya. Ia menekukkan langit, lalu turun, kekelaman ada di bawah kakinya. Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap angin. Dan ia membuat kegelapan di sekelilingnya menjadi pondoknya : air hujan yang gelap, awan yang tebal. Karena sinar kilat di hadapannya bara api menjadi menyala. Malaikat YHWH mengguntur dari langit, memperdengarkan suaranya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi orang yang bijaksana hendaklah menyimak makna hal ini. Barang siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar dengan baik-baik. Aku, Lucifer, memberi petunjuk kepadamu, bahwa Malaikat YHWH, dalam suatu nas ada tertulis : Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap angin. Kerub inilah yang sering terlihat sebagai makhluk berbadan lembu, berkaki singa, berkepala manusia dan bersayap rajawali, dibuat patungnya dan disembah oleh orang Israel semenjak mereka berada di Mesir. Selain itu, perhatikan dengan sungguh-sungguh ketika dia membuat kegelapan di sekelilingnya menjadi pondoknya. Bukankah ini menunjukkan bahwa kegelapan adalah tempat tinggalnya? Aku, Lucifer, tidak mengada-ada akan hal ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Akulah terang, namaku sendiri yang menunjukkan hal itu. Sementara pada dialah kuasa kegelapan berada. Tapi fitnah telah diberikan kepadaku sehingga manusia tidak lagi mengenal diriku yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Perhatikan pula fitnah yang telah diberikan kepadaku. Aku ingin bertanya, siapakah yang menyebabkan kecemburan pada manusia? Apakah aku atau dia? Perhatikan kata-katanya yang diucapkan kepada Musa : &#8220;Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada Mereka : Apabila isteri seseorang berbuat serong dan tidak setia terhadap suaminya, dan laki-laki lain tidur dan bersetubuh dengan perempuan itu, dengan tidak diketahui suaminya, karena tinggal rahasia bahwa perempuan itu mencemarkan dirinya, tidak ada saksi terhadap dia, dia tidak kedapatan, dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari manakah datangnya roh kecemburuan itu? Apakah dariku? Dan bukankah dia sendiri telah mengatakan bahwa : &#8220;Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, YHWH, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Terafim, salah seorang Malaikatku, memang sangat dekat hubungannya dengan ahli tenung dan tukang sihir. Namun Malaikat YHWH berhasil mengalahkannya dan menangkapnya. Sesungguhnya, meramal adalah salah satu dari rahasia-rahasia abadi yang telah dijaga kerahasiaannya di Surga.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Terafim berhasil disingkirkannya, Malaikat YHWH berkata : &#8220;Akulah yang meniadakan tanda-tanda peramal pembohong dan mempermain-mainkan tukang-tukang tenung; yang membuat orang-orang bijaksana mundur ke belakang, dan membalikkan pengetahuan mereka menjadi kebodohan.&#8221; Jadi, berhati-hatilah bila pergi ke peramal, sebab yang mengajar mereka bukan lagi Terafim. Dan mulailah dia bersama Malaikat-malaikatnya yang lain memfitnah kami semua.</p>
<p style="text-align:justify;">Malaikat YHWH menganggapku lawan baginya. Aku disebutnya Iblis yang artinya lawan. Ribuan tahun aku dikatakan sebagai penipu, perusak dan pembuat kesengsaraan manusia. Ribuan tahun itu pula terpaksa aku berdiam diri di dalam lorong-lorong bumi karena banyak Malaikat Allah yang menjaga di ujung-ujung bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku melihat, manusia di bawah kuasa Malaikat YHWH hidup dalam penuh ketegangan. Peperangan timbul di mana-mana. Dan kalau orang Israel melupakan dirinya, dengan segera dia akan menghukum dengan menyuruh bangsa lain untuk menyerbu mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tak mengerti, mengapa Malaikat YHWH memilih manusia dari kalangan bangsa Israel saja. Memang, dia bisa membuat banyak keajaiban sebagaimana para Malaikat yang lain. Dan dengan mudahnya dia meyakinkan manusia atas kuasanya dengan menantang Beelzebul atau Asyera. Keduanya memang telah tiada dan tak mungkin lagi dapat membantu manusia yang mengharapkan bantuan dan keajaiban dari mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Bangsa Israel memandang bahwa Malaikat YHWH adalah Allah yang Maha Kuasa. Padahal, aku sungguh ingin meyakinkan mereka, bahwa YHWH bukanlah Allah yang sebenarnya. Dia tidak berbeda dengan aku, yakni Malaikat-malaikat Allah. Hanya saja, kalau aku adalah Terang, dia adalah Gelap. Dia memang ada lebih dahulu daripada aku, sebab pada awal penciptaan, kegelapanlah yang pada mulanya menyelimuti semesta alam. Dan kegelapan adalah dia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia memang kuasa kegelapan. Buktinya, dia dengan mudah memberi kegelapan bagi bangsa Mesir yang menahan bangsa Israel keluar dari tanah mereka. Bukankah engkau juga sering mendengar suaranya dari tengah-tengah gelap gulita. Hal ini sering membuat aku berpikir : &#8220;Tahu apa Allah macam itu? Dapatkah Ia mengadili dari balik awan-awan yang gelap?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah dia sendiri pernah berkata : &#8220;Seluruh negeri ini akan menjadi sunyi sepi, tetapi Aku tidak akan membuatnya habis lenyap. Karena hal ini bumi akan berkabung, dan langit di atas akan menjadi gelap, sebab Aku telah mengatakannya, Aku telah merancangnya, Aku tidak akan menyesalinya dan tidak akan mundur dari pada itu.&#8221; Dan dia selalu mengagung-agungkan tentang Hari Tuhan, dan berkata : &#8220;Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah. Sebab itu hari akan menjadi malam bagimu tanpa penglihatan, dan menjadi gelap bagimu tanpa tenungan. Matahari akan terbenam bagi para Nabi itu, dan hari menjadi hitam suram bagi mereka.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi yang bijaksana hendaklah mengambil hikmah atas hal ini. Betapa aku sekali lagi ingin mengatakan kepada manusia, bahwa Malaikat YHWH ini, bukanlah Allah yang sebenarnya. Tetapi, banyak manusia yang tunduk berserah diri kepadanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Malaikat YHWH dikenal pada awalnya sebagai Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub. Dialah yang disebut sebagai Allah bangsa Israel. Dialah yang selalu menuntut kurban bakaran dan persembahan beraneka ragam. Padahal, kami para Malaikat, sama sekali tidak memakan daging atau darah korban bakaran itu. Makanan kami, para Malaikat, berbeda dengan apa yang sehari-hari dimakan oleh manusia. Suatu ketika, manusia pernah juga mencicipi makanan para Malaikat. Bangsa Israel menyebutkan namanya : manna; warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu. Tapi entah kenapa, YHWH sangat suka sekali mencium bau korban bakaran yang harum baginya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak berkuasanya YHWH, bumi tidak lagi tenteram. Dia membangkitkan permusuhan antar bangsa. Dan aku seakan ingin berteriak kepada Allah Yang Maha Tinggi, mengapa semua ini harus terjadi. Bahkan aku pernah berpikir, jangan-jangan pemusnahan manusia dengan air bah dulu adalah hasil hasutannya kepada Allah, agar dia dapat berkuasa menggantikan aku. Dan boleh jadi, Mikhael, Gabriel, Uriel dan Raphael, termakan oleh omongannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi aku berpikir juga, apakah Allah tidak mengetahui apa yang terjadi di bumi ini? Ataukah Allah yang sesungguhnya membiarkan semuanya ini terjadi? Namun, jika suatu saat aku berkesempatan bertemu dengan Allah sendiri, akan akan bertanya tentang perkara ini. Apakah ini semua memang keinginanNya, atau semata-mata hanya keinginan YHWH untuk menguasai bumi ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, bukan menghasut manusia untuk memusuhi Malaikat YHWH. Tapi lihatlah sendiri apa yang menjadi buahnya. Tak ada lagi damai di bumi, dunia penuh dengan kecemburuan dan roh-roh yang menyesatkan. Jauh berbeda ketika aku menjaga bumi ini. Sungguh, aku berkata sesungguhnya, bahwa penyesat-penyesat itu bukan dari golonganku. Namun dengan fitnahnya, dia mengatakan bahwa semuanya itu ulahku. Aku hanya berdiam diri sambil menanti waktu yang tepat, untuk menyampaikan semua perkara ini kepada Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bersambung</em>&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=22&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-v/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>WARISAN DARI LUCIFER IV</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-iv/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-iv/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 09:00:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warisan Dari Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaib]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael]]></category>
		<category><![CDATA[Mistik]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Supranatural]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Eden]]></category>
		<category><![CDATA[YHWH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Keempat Inilah ketujuh Malaikat utama yang ikut bersama dengan aku. Adapun nama-nama mereka adalah sebagai berikut. Seorang bernama Semjaza atau Syawmiya. Dia yang paling indah di antara ketujuh Malaikatku. Kepadanya kuberi tugas untuk menjaga dan mengamat-amati manusia. Dia sering menemui manusia dan menjelma sebagai manusia yang memiliki paras yang indah. Dia bisa menjelma sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=19&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Bagian Keempat</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter" src="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" alt="" width="450" height="450" /></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Inilah ketujuh Malaikat utama yang ikut bersama dengan aku. Adapun nama-nama mereka adalah sebagai berikut. Seorang bernama Semjaza atau Syawmiya. Dia yang paling indah di antara ketujuh Malaikatku. Kepadanya kuberi tugas untuk menjaga dan mengamat-amati manusia. Dia sering menemui manusia dan menjelma sebagai manusia yang memiliki paras yang indah. Dia bisa menjelma sebagai laki-laki maupun sebagai perempuan, tergantung dari apa yang dikehendakinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang lagi bernama Abadon, dialah Malaikat yang kuberi tugas untuk menjaga jurang maut. Dia bertugas menjaga agar roh orang yang mati dalam kekuasaanku tidak akan bisa keluar lagi dari jurang maut. Namanya berarti perusak dan dia berkuasa untuk membinasakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang lagi bernama Beelzebul, dialah yang dikenal sebagai Dewa badai dan angin. Beelzebul mengendarai seekor naga besar yang berwarna merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Kepadanya kuberi juga kuasa untuk mengatur laut dan segala makhluk yang ada di dalamnya. Dialah yang menjaga keselamatan para pelaut yang memberi sujud kepadanya. Namun dia akan mengganggu bagi orang yang melewati laut tanpa seizinnya. Tempat kediamannya ada di dasar laut yang dalam, dan di masa-masa tertentu dia dengan naganya keluar dari laut.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang lagi bernama Azazel, yang berarti penuh dengan kekuatan. Dialah yang terkuat di antara ketujuh Malaikatku. Kepadanya kuberi tugas untuk menjaga bumi ini. Bila ada Malaikat Allah yang hendak datang ke bumi ini, mereka harus berhadapan terlebih dahulu dengan Azazel. Itulah sebabnya, sering Malaikat Allah tak dapat menjumpai manusia serta mengabulkan permohonan mereka. Bila itu terjadi, berarti Azazel telah berhasil mengalahkan dan mengusir mereka.<span id="more-19"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Seorang lagi bernama Asyera. Dia kuberi tugas untuk menyuburkan tanah di bumi yang telah menjadi gersang akibat kutukan Allah ini. Dia sendiri lebih suka memperkenalkan diri sebagai sosok perempuan kepada manusia. Itulah sebabnya, dia dikenal sebagai Dewi kesuburan.</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang lagi bernama Asytoret atau dikenal juga dengan nama Asthar-tu. Dialah yang bertugas membantu manusia bila mengalami kesusahan. Dialah yang sering memberikan kesembuhan secara ajaib. Dia juga merupakan sumber keajaiban bagi manusia di zaman dahulu. Dia merupakan salah satu di antara Malaikat-malaikatku yang terkenal sepanjang masa.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yang terakhir, bernama Terafim. Dialah yang membantu para ahli sihir dan tukang tenung. Dia membantu mereka untuk membuat penyembuhan dan mengajarkan mantra-mantra. Dan bersama Abadon membantu tukang tenung untuk memanggil roh orang mati. Tetapi, untuk roh orang mati yang tidak dalam kuasa kami, yakni yang beriman kepada Allah, Terafim menipunya dengan membawa Malaikatnya ke hadapan tukang tenung itu dan menyamar sebagai roh orang mati yang dimaksud.</p>
<p style="text-align:justify;">Masing-masing dari mereka memimpin sejumlah Malaikat lainnya dalam jumlah yang sangat banyak. Aku mengatur mereka dengan baik. Tak satupun di antara mereka yang saling melawan. Kerajaanku tidak terbagi-bagi dan tak pernah ada yang berusaha melawan diriku. Itulah sebabnya kerajaanku dapat bertahan begitu lama.</p>
<p style="text-align:justify;">Jauh di sebelah utara, di kutub bumi, di sanalah pusat kerajaanku berada. Tempat yang sunyi, putih dan bersih, itulah kesukaanku. Dari sana, aku mudah untuk pergi ke manapun di seluruh penjuru bumi. Tempat kediamanku segalanya bersinar-sinar terang. Kubuat seperti tempat kediaman Allah. Cahaya yang ada di kotaku sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. Walau hawa dingin menyelimuti di daerah itu, namun di tempat kediamanku ada kehangatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya, aku menyayangi manusia itu. Kepada mereka kuberi segala hal yang mereka butuhkan. Seperti Allah juga meminta imbalan agar manusia selalu memuliakan dan memuji-muji diriNya, demikian pula aku. Kepada yang mau sujud kepadaku, aku akan membantu mereka, menyuburkan tanah mereka, menjaga mereka dan membuat mereka dalam kemakmuran. Aku tak pernah berkeinginan untuk menghancurkan mereka. Mereka semua adalah kepunyaanku.</p>
<p style="text-align:justify;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;">Bumi aman dan damai dalam kekuasanku. Tak ada peperangan dan tak ada permusuhan di antara manusia. Waktu itu, Malaikatku yang paling dekat hubungannya dengan manusia adalah Semjaza. Semjaza dan Malaikat yang dipimpinnya adalah para pengamat. Dan datanglah saat ketika anak-anak manusia telah berlipat ganda sehingga pada saat itu lahirlah bagi mereka putri-putri yang cantik dan rupawan. Kami dianggap Dewa-dewi oleh manusia dan kami sanggup melakukan keajaiban-keajaiban yang membuat mereka percaya kepada kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu dekatnya para Malaikat pengamat itu dengan manusia, kemudian melihat dan menginginkan anak-anak perempuan itu, dan berkata satu sama lain : &#8220;Mari, marilah kita memilih istri dari antara anak-anak manusia dan memberi kita anak.&#8221; Dan Semjaza, pemimpin mereka, berkata kepada mereka : &#8220;Aku takut kalian tak akan setuju untuk melakukan hal ini.&#8221; Dan mereka semua menjawabnya dan berkata : &#8220;Marilah kita semua bersumpah, dan mengikat diri kita dengan suatu kutukan bersama untuk tidak menghentikan rencana ini tapi untuk melakukannya.&#8221; Lalu mereka semua bersumpah dan mengikat diri mereka dengan kutukan bersama atas sumpah itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan jumlah mereka semuanya dua ratus Malaikat; yang turun pada masa Yared di puncak Gunung Hermon, dan mereka menyebutnya Gunung Hermon, karena mereka telah bersumpah dan mengikat diri mereka dengan kutukan bersama atas sumpah itu. Dan inilah nama pemimpin-pemimpin mereka : Semjaza, pemimpin mereka, Samlazaz, Araklba, Rameel, Kokablel, Tamlel, Ramlel, Danel, Ezeqeel, Baraqijal, Asael, Armaros, Batarel, Ananel, Zaqiel, Samsapeel, Satarel, Turel, Jomjael dan Sariel. Inilah pemimpin-pemimpin dan tiap kelompok terdiri dari sepuluh Malaikat. Mereka inilah yang kemudian hari dikenal sebagai Malaikat yang jatuh (Fallen Angels).</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, membiarkan apa yang mereka kehendaki. Apa yang terbaik menurut mereka adalah yang terbaik bagiku pula. Tal ada paksaan dan keharusan, siapa yang ingin tetap ikut atau pergi dariku, selalu kuberi kebebasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan kemudian kedua-ratus Malaikat itu mengambil istri, dan masing-masing memilih satu, dan mulai bergaul dengan mereka. Dan mereka mengajarkan jimat-jimat dan mantera-mantera. Mereka juga mengajarkan cara memotong akar-akaran, dan memperkenalkan mereka dengan tetumbuhan. Dan istri mereka pun hamil, dan mereka melahirkan raksasa-raksasa. Yang memakan habis semua hasil usaha manusia. Dan ketika manusia tidak lagi mampu memelihara mereka, para raksasa itu mengkhianati mereka dan mulai memakan manusia. Dan mereka mulai memakan burung, dan hewan, dan binatang melata, dan ikan, dan saling memangsa, dan minum darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, Azazel mengajar manusia untuk membuat pedang, dan pisau, dan perisai, dan baju zirah, dan mengajarkan kepada mereka logam-logam dari tanah dan cara mengolahnya, dan kalung, dan hiasan-hiasan, dan penggunaan antimon, dan cara menghias kelopak mata, dan segala jenis batu mulia, dan segala ramuan pewarna.</p>
<p style="text-align:justify;">Semjaza mengajarkan mantera-mantera, dan cara memotong akar, Armaros penyelesaian mantera-mantera, Baraqijal mengajarkan astrologi, Kokabel menerangkan tentang rasi-rasi bintang, Ezeqeel pengetahuan tentang awan, Araqiel tanda-tanda bumi, Shamsiel tanda-tanda matahari, dan Sariel perjalanan bulan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rupanya, Malaikat penghulu Allah, Mikhael dan Gabriel tidak suka atas apa yang dilakukan oleh manusia. Mereka bersama dengan Malaikat lain, Uriel dan Raphael, melihat ke bawah dari Surga dan melihat apa yang dilakukan di bumi. Mereka berkata satu sama lain : &#8220;Manusia yang ada di bumi ini telah seluruhnya mengikuti Lucifer dan anak buahnya.&#8221; Dan mereka berkata kepada Allah : &#8220;Tuan segala Tuan, Tuhan segala Tuhan, Raja segala Raja, dan Tuhan segala masa, tahta kebesaran-Mu berdiri di atas generasi-generasi sepanjang masa, dan nama-Mu kudus dan berjaya dan diberkati sepanjang segala zaman! Kau telah membuat segala benda, dan kuasa atas segalanya milik-Mu : dan semua ciptaan adalah telanjang dan terbuka di mata-Mu, dan Kau melihat segalanya, dan tak ada yang dapat menyembunyikan diri dari-Mu. Kau melihat apa yang telah dilakukan Lucifer, Semjaza dan Azazel, yang telah mengajarkan kejahatan di bumi dan membuka rahasia-rahasia abadi yang telah dilindungi di Surga, yang sangat ingin dipelajari manusia.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku mengetahui fitnah mereka. Kami sama sekali tidak mengajarkan kejahatan. Justru kami mengajarkan pengetahuan kepada manusia. Salahkah kami bila kami memberi pengetahuan dan memberi rahasia-rahasia Surga? Bukankah aku pula yang membuat manusia mengerti tentang yang baik dan yang jahat? Bagaimana jadinya manusia tanpa pengetahuan yang baik dan yang jahat? Mengetahui tentang yang baik dan jahat berarti sama dengan Malaikat-malaikat Allah. Bukankah setelah Adam dan istrinya mengetahui tentang yang baik dan yang jahat, Allah sendiri berfirman : &#8220;Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat.&#8221; Inilah yang aku herankan, bila Allah di masa itu tidak suka karena manusia menjadi seperti-Nya, apakah benar bila di akhir zaman nanti manusia akan diperkenankan menjadi seperti-Nya?</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu Sang Maha Tinggi, Sang Kudus dan Maha Besar berfirman dan mengirim Uriel kepada putra Lamekh : &#8220;Pergilah kepada Nuh dan beritahu kepadanya dalam nama-Ku dan katakan : Sembunyikan dirimu! dan beritahu kepadanya akhir yang sudah mendekat. Bahwa seluruh bumi akan dihancurkan, dan sebuah air bah akan datang kepada seluruh bumi, dan akan menghancurkan semua yang di atasnya. Dan sekarang perintahkan kepadanya bahwa ia boleh melarikan diri dan benihnya boleh dilindungi untuk seluruh generasi di dunia.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan lagi Tuhan berfirman kepada Raphael : &#8220;Ikat kaki dan tangan Azazel, dan lemparkan dia ke dalam kegelapan, dan gali lubang di padang pasir, yaitu di Dudael, dan lemparkan dia ke dalamnya. Dan tempatkan dia di atas batu yang kasar dan tajam, dan selimuti dia dengan kegelapan, dan biarkan dia di situ selamanya, dan tutupi wajahnya sehingga ia tak dapat melihat cahaya. Dan pada hari penghakiman besar ia akan dilemparkan ke dalam api.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman : &#8220;Sembuhkan bumi yang telah dikotori para Malaikat Lucifer, dan umumkan penyembuhan bumi, sehingga mereka dapat menyembuhkan wabah, dan sehingga semua anak manusia tidak musnah karena semua rahasia yang telah dibuka dan diajarkan para Pengamat pada anak-anak mereka. Dan seluruh bumi telah tercemar melalui pekerjaan-pekerjaan yang diajarkan Azazel : semua dosa adalah miliknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan kepada Gabriel, Allah berfirman : &#8220;Hakimi para anak haram dan orang-orang jahat, dan anak-anak hasil perzinahan, dan musnahkan anak-anak hasil perzinahan dan anak-anak para Pengamat dari antara manusia dan perintahkan mereka untuk maju. Kirim mereka melawan sesamanya agar mereka saling menghancurkan di medan perang. Untuk berhari-hari mereka tak akan memiliki apa-apa. Dan tak satu permintaan pun dari mereka juga ayah mereka kepadamu yang boleh dikabulkan kepada ayah mereka atas nama mereka, karena mereka mengharapkan kehidupan abadi, dan bahwa setiap orang dari mereka dapat hidup lima ratus tahun lamanya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Tuhan berfirman kepada Mikhael : &#8220;Pergilah, ikat Semjaza dan kawan-kawannya yang telah menyatukan diri dengan wanita dan dengan demikian mencemari diri mereka dengan wanita-wanita itu dalam ketidaksucian mereka. Dan ketika anak-anak mereka telah saling membunuh, dan mereka telah melihat pemusnahan orang-orang yang mereka cintai, ikat mereka erat-erat untuk tujuh puluh generasi dalam relung-relung dunia, hingga hari penghakiman dan penutupan mereka, hingga penghakiman abadi diselesaikan. Pada hari itu mereka akan dituntun ke jurang api : dan kepada siksaan dan penjara di mana mereka akan dikurung selamanya. Dan siapapun yang akan dikutuk dan dimusnahkan mulai saat itu akan diikat bersama mereka hingga akhir segala generasi. Dan hancurkan roh mereka yang jahat dan anak-anak para pengamat, karena mereka telah mengkhianati umat manusia. Hancurkan semua kesalahan dari muka bumi dan hentikan semua pekerjaan Lucifer : dan biarkan tumbuhan kebaikan dan kebenaran muncul. Dan itu adalah suatu berkat, kerja kebaikan dan kebenaran akan ditanam dalam kebenaran dan kebahagiaan selama-lamanya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;">Henokh, anak Yared keturunan Adam, tergolong orang yang dekat dengan Allah. Dia mengetahui tentang rencana Allah bersama Malaikat-malaikatnya. Ketika bertemu Azazel, Henokh berkata kepadanya : &#8220;Azazel, kau tak akan mendapatkan damai, sebuah hukuman berat telah dijatuhkan atasmu untuk mengikatmu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Azazel kemudian menemui aku dan menceritakan segalanya. Aku kemudian menjadi amat murka karenanya. Seluruh Malaikat penghulu kupanggil menghadap dan segera berunding untuk mempersiapkan diri atas serangan para Malaikat Allah di bawah pimpinan Mikhael, Gabriel, Uriel dan Raphael.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pada saatnya, Mikhael, penghulu Malaikat Allah datang menantang aku. Bersamanya ikut sejumlah besar bala tentara Surga yang siap dengan pedang yang bernyala-nyala.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku kemudian datang menemuinya dan berkata : &#8220;Bukankah Allah telah berjanji memberi tangguh waktuku hingga hari kiamat?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Mikhael berkata : &#8220;Apa yang kau lakukan adalah keji di mata Allah!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku bertanya : &#8220;Apa yang telah kulakukan sehingga Allah menganggapku keji?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Katanya : &#8220;Kau telah membuka rahasia-rahasia abadi Surga dan mengajarkannya kepada manusia!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku kembali bertanya : &#8220;Bagiku itu tidak salah. Bukankah aku diberi kuasa atas manusia?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian Mikhael berkata dengan keras : &#8220;Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Maka timbullah peperangan di Surga. Mikhael dan Malaikat-malaikatNya berperang melawanku. Ketika aku hendak menghadapi mereka, Beelzebul dengan naganya tampil ke depan dan menyuruhku untuk segera pergi. Dia dan naganya serta dibantu oleh Malaikat-malaikatnya segera bertempur melawab Mikahel. Tetapi mereka tidak dapat bertahan, jumlah mereka kalah banyak. Dan naga besar itu, dilemparkan ke bumi, bersama sama dengan Malaikat-malaikatnya. Namun berkat Beelzebul, kami yang lain dapat menghindar dari pemusnahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Peperangan itu sama sekali tidak adil. Setidaknya, menurutku, Allah tidak menepati janjinya dengan memberi aku kesempatan sampai pada akhir zaman. Namun baru sebentar saja mereka sudah hendak memusnahkan aku, menyerangku dengan pasukan yang sangat besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, kemudian mundur bersama yang lain. Beelzebul gugur dengan gagah beraninya. Itulah sebabnya, sejak kematiannya, orang-orang yang menyembahnya tidak lagi mendapat keajaiban-keajaiban. Beelzebul telah meninggalkan manusia untuk selama-lamanya. Kini, tak ada lagi yang menjaga keselamatan para pelaut, tak ada lagi yang menjaga manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang gugur dalam peperangan itu adalah Beelzebul, Asytoret dan Asyera. Namun mereka akan tetap dikenang oleh manusia sampai selama-lamanya. Manusia masih menghormati mereka dengan membuat patung-patung mereka serta memujanya. Tapi sayang, mereka sudah tak dapat berbuat keajaiban lagi untuk manusia, karena mereka telah tiada. Lebih dari tiga ratus ribu Malaikatku mati dalam pertempuran itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Azazel dan Abadon tertangkap oleh mereka. Seorang Malaikat turun dari Surga merebut anak kunci yang dipegang oleh Abadon dan kemudian memenjarakan mereka di sana. Ia menangkap mereka dan mengikatnya. Lalu melemparkannya kedalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya jangan lagi berhubungan dengan manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Peperangan itu berlangsung tidak lama. Rumah kediamanku di sebelah kutub utara dihancurkan dengan menurunkan hujan belerang. Malaikat-malaikat itu sama sekali tak peduli dengan keadaan manusia. Seluruh tempatku telah menjadi hangus oleh belerang dan garam. Kutub utara yang dingin tiba-tiba menjadi sangat panas sehingga melumerkan es yang ada di sana. Jadilah air bah meliputi bumi. Bumi menjadi guncang dan bergetar karenanya. Pada hari itulah terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit. Dan turunlah hujan lebat meliputi bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, bersama Malaikat-malaikatku yang tersisa berusaha menolong manusia sebisanya. Rupanya Allah juga berkenan menyelamatkan Nuh dan keluarganya berserta hewan-hewan yang ada di bumi dengan memasukkan mereka ke dalam sebuah bahtera. Dahsyatnya bencana itu tak pernah terjadi sebelum ini. Aku berteriak kepada Allah : &#8220;Inikah keadilan yang hendak Kauciptakan? Inikah rahmat yang hendak kau berikan kepada manusia? Mengapa kau mengingkari janji-Mu sendiri untuk memberi tangguh waktuku hingga akhir zaman?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, menyayangkan kejadian ini. Sejumlah besar manusia yang tak terbilang banyaknya mati dengan sia-sia. Mereka dimusnahkan karena telah mengetahui rahasia-rahasia Surga. Dan ketahuilah, ketika manusia itu musnah, kami semua menangis, dan ratapan kami naik hingga ke Surga. Sementara itu di Surga, Malaikat-malaikat Allah bersorak-sorai merayakan kemenangannya sambil memuji-muji Allah.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bersambung</em>&#8230;</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=19&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/12/warisan-dari-lucifer-iv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>WARISAN DARI LUCIFER III</title>
		<link>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/11/warisan-dari-lucifer-iii/</link>
		<comments>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/11/warisan-dari-lucifer-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 21:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>duniagaib</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warisan Dari Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Adam]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel]]></category>
		<category><![CDATA[Gaib]]></category>
		<category><![CDATA[Hawa]]></category>
		<category><![CDATA[Lucifer]]></category>
		<category><![CDATA[Malaikat]]></category>
		<category><![CDATA[Mikhael]]></category>
		<category><![CDATA[Mistik]]></category>
		<category><![CDATA[Penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Supranatural]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Eden]]></category>
		<category><![CDATA[YHWH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://duniagaib.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Bagian Ketiga Walau aku sudah diusir dari Surga, kepadaku telah diserahkan kuasa untuk mengatur manusia. Waktuku memang ditangguhkan hingga akhir zaman. Dan tempat di mana ada manusia, aku dengan bebas boleh berada di sana. Dan di Taman Eden, ada dua manusia. Dan oleh kuasa Allah, aku mencobai mereka. Waktu itu mereka keduanya telanjang, manusia dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=15&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Bagian Ketiga</strong></p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" alt="" width="450" height="450" /></p>
<p style="text-align:justify;">Walau aku sudah diusir dari Surga, kepadaku telah diserahkan kuasa untuk mengatur manusia. Waktuku memang ditangguhkan hingga akhir zaman. Dan tempat di mana ada manusia, aku dengan bebas boleh berada di sana. Dan di Taman Eden, ada dua manusia. Dan oleh kuasa Allah, aku mencobai mereka. Waktu itu mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah mengajarkan banyak hal kepada Adam dan Allah berfirman : &#8220;Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu di taman ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini. Dan ingatlah akan pesanku ini, bahwa sesungguhnya Iblis adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampaikan ia mengeluarkan kamu berdua dari taman ini, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Adam mengetahui dengan benar kejadian dahulu, yaitu ketika aku menolak sujud kepadanya dan diusir dari Surga ini. Oleh karena itu, lebih baik bagiku untuk tidak tampil dalam wujudku yang sesungguhnya, Lalu aku masuk dalam tubuh ular, yaitu yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku dalam wujud ular berkata kepada perempuan itu : Tentulah Allah berfirman : &#8220;Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu : &#8220;Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman : Jangan kamu makan atau pun raba buah itu, nanti kamu mati.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku kemudian berkata kepada perempuan itu lagi : &#8220;Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti para allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.&#8221;<span id="more-15"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Perempuan itu menjawab : &#8220;Bukankah kepada Adam, suamiku, Allah telah berfirman : Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak kehabisan akal dan kemudian membujuk mereka dengan berkata : &#8220;Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon itu dan keadaan yang tidak akan binasa. Allah kamu sebenarnya tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi Malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku kemudian bersumpah kepada keduanya dengan meyakinkan : &#8220;Sesungguhnya aku adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua, percayalah kepadaku&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun yang ada di Taman Eden.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersamaan dengan mereka makan buah itu, aku segera pergi meninggalkan mereka dengan sangat puas. Aku berkata dalam hatiku sambil tertawa : &#8220;Telah jatuh dia. Durhakalah Adam kepada Allah dan sesatlah ia.&#8221; Aku tinggalkan ular itu di sana yang tak tahu apa yang telah dilakukannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika mereka mendengar bunyi langkah Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan istrinya itu terhadap Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya : &#8220;Di manakah engkau?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Adam menjawab : &#8220;Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang. Sebab itu aku bersembunyi.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">FirmanNya : &#8220;Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Adam menjawab : &#8220;Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian berfirmanlah Allah kepada perempuan itu : &#8220;Apakah yang telah kauperbuat ini? Bukankah Aku telah melarang kamu berdua makan buah dari pohon itu dan Aku katakan kepadamu : Sesungguhnya Iblis itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka kemudian berkelit bahwa bukan Iblis yang menyuruh mereka dengan berkata : &#8220;Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu berfirmanlah Allah kepada ular itu : &#8220;Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kau makan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Ular yang tak tahu apa-apa itu mendapatkan hukuman dari Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">FirmanNya kepada perempuan itu : &#8220;Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu firmanNya kepada Adam : &#8220;Karena engkau mendengar kan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu : Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu : semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah telah mengutuk bumi. Bumi yang indah permai bagaikan Surga telah dikutukNya. Tak lagi ada kekudusan di muka bumi. Dan kalau tak ada kekudusan, kita tak akan dapat melihat Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku sendiri tak menyangka bahwa Allah akan sampai mengutuk tanah bumi ini karena perkara itu. Sampai kinipun aku tetap berharap agar di atas bumi ini kembali seperti di dalam Surga, menjadi tempat yang kudus.</p>
<p style="text-align:justify;">Berfirmanlah Allah dalam sidang Ilahi : &#8220;Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu Allah mengusir mereka dari Taman Eden supaya mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Lalu keduanya digelincirkan dari taman itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Allah berfirman : &#8220;Turunlah kamu! Sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Keduanya berkata : &#8220;Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhan-nya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Kemudian Allah berfirman : &#8220;Turunlah kamu dari Surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah kalimat yang diberikan Allah kepada Adam : &#8220;Hai Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu lagi oleh Iblis sebagaimana ia telah mengeluarkan kamu berdua dari Surga. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Mereka adalah gaib bagimu. Dan mereka adalah pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman. Namun camkanlah ini dalam hatimu dan beritahukan turun temurun : Sesungguhnya Neraka itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka dan pengikut-pengikut Iblis semuanya. Kelak, dari keturunanmu, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan dinamakan Imanuel. Dialah yang akan membuat engkau dan keturunanmu yang beriman kepadaKu, kembali ke keadaan semula, seperti di dalam Taman Eden.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah kepergian Adam, Allah berdiri dalam sidang Ilahi dan berfirman : &#8220;Dan sesungguhnya telah Kuperintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa akan perintah itu, dan tidak Kudapati padanya kemauan yang kuat. Dan aku memerintahkan kepada kamu semua, agar menjaga mereka dan keturunannya dari gangguan Iblis.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Seluruh penghuni Surga bersorak : &#8220;Betapa dahsyatnya segala pekerjaanMu. Oleh sebab kekuatanMu yang besar, musuhMu tunduk kepadaMu. Seluruh bumi sujud menyembah kepadaMu, dan bermazmur bagiMu, memazmurkan namaMu.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman : &#8220;JanjiKu kepada orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni Surga, mereka kekal di dalamnya. Adapun orang-orang yang beriman kepadaKu dan berpegang teguh kepada perintahKu, niscaya Aku akan masukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dan limpahan karuniaKu. Dan Aku akan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus untuk sampai kepada-Ku.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi aku, Lucifer, akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya. Itulah janjiku, sekarang sampai hari kiamat nanti. Hari ini, aku merayakan kemenangan pertamaku, bersorak-sorak memecah keheningan yang ada di bumi. Dan aku berteriak : &#8220;Inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah ada di dalam baitNya yang kudus, mataNya mengamat-amati, sorot mataNya menguji anak-anak manusia, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">* * *</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, Putera Fajar yang gilang gemilang. Aku menguasai seluruh bumi ini beserta isinya. Aku mempunyai kuasa untuk menyesatkan manusia. Aku yang paling cerdik di antara segala makhluk. Aku adalah malaikat ciptaan Allah yang paling mulia. Dan aku adalah terang. Dan sesungguhnya, pada mulanya akulah pemegang kuasa terang itu. Tanpa aku, tak ada terang itu. Hanya ada gelap gulita menyelimuti jagad raya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku berkata jujur tentang hal ini. Bukankah aku juga dikenal sebagai Dewa matahari? Di tempat lain ada yang mengenalku sebagai Dewa api? Bukankah banyak yang menyembah bulan dan bintang? Itu semua menunjukkan hakekatku, adalah terang. Tak akan ada manusia yang menyembah sesuatu yang gelap, justru mereka menyembah segala hal yang bersinar terang. Dan itu adalah aku.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah telah mengganti namaku dengan Iblis, karena aku dianggap lawan bagiNya. Sebenarnya aku bukan lawan bagiNya. Adalah mudah bagiNya untuk memusnahkan aku. Hal ini yang sering membuat aku heran, mengapa aku tetap dibiarkan ada. Ataukah hukuman yang aku terima ini lebih menyiksa dari sekedar kematian? Bagiku kini, tujuanku hanya satu : membuat manusia mau sujud kepadaku. Bukankah aku dulu diminta sujud kepada manusia itu. Sekarang sebagai balasnya, merekalah yang harus sujud kepadaku.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, tidak mudah untuk meminta Adam dan istrinya untuk sujud kepadaku. Adam tahu persis tentang pengadilan terhadapku, sementara Hawa, istrinya, masih sakit hati karena tertipu dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah Allah menghalau kedua manusia itu dari Taman Eden, Adam bersetubuh dengan isterinya, dan mengandunglah perempuan itu. Lahirlah seorang anak laki-laki, dinamainya anak itu Kain. Dialah anak laki-laki sulung Adam.</p>
<p style="text-align:justify;">Jalan menuju ke Taman Eden sudah tertutup dan Allah menempatkan beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan. Aku sendiri tidak mudah untuk bisa masuk ke sana. Sesungguhnya bila aku mencoba menembus ke sana, maka aku mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api. Tidak mudah untuk memasuki tempatNya yang kudus, kecuali dengan seizinNya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya, Adam dan Hawa mempunyai seorang lagi yang dinamakan oleh mereka : Habel. Mereka berdua adalah dua laki-laki yang gagah. Habel menjadi gembala kambing domba, sementara Kain menjadi seorang petani.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku waktu itu melihat, Kain bekerja dengan keras. Dia mengolahnya tanah yang gersang yang telah dikutuk Allah sehingga bisa ditanami. Peluhnya menetes ke bumi ini dan dia nampak tak kenal putus asa. Sementara itu, di tempat yang lain, aku melihat Habel dengan santai duduk di bawah pohon sambil mengamat-amati kambing dombanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh dua bentuk kehidupan yang berbeda antara adik dengan kakaknya. Si Adik tampak bermalas-malasan, sementara kakaknya bermandikan peluh keringat yang tak jarang kakinya harus luka karena terantuk batu yang tajam. Namun usaha Kain tidaklah sia-sia. Hasil tanah olahan Kain membawa hasil yang baik. Ia melakukan panen dengan perasaan gembira. Ia mengucapkan syukur kepada Allah bahwa hasil kerjanya membuahkan hasil yang berlimpah.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada Allah sebagai korban persembahan. Kain mengumpulkan biji-bijian hasil dari ladang pertaniannya. Dikumpulkan batu-batu yang besar dan dibuatnya sebuah mezbah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, adiknya Habel melihat dengan seksama apa yang dilakukan oleh kakaknya itu dari kejauhan. Ia kemudian mendekat dan meniru apa yang diperbuat kakaknya. Ia mengambil batu dan dibuatnya juga sebuah mezbah. Habel kemudian mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya. Kedua kemudian bersyukur memuliakan Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku waktu itu berada di dekat mereka. Dalam keadaan gaib, mereka tak dapat melihat aku. Di sini aku tak mengerti, apa yang menjadi kehendak Allah. Ia mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, sementara korban persembahan Kain yang dikerjakannya dengan susah payah sama sekali tak diindahkanNya. Maka pantaslah kalau hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. Aku kasihan melihatnya. Sebab sesungguhnya, aku selalu merasa kasihan kepada manusia yang diperlakukan secara tak adil. Itu karena, aku sendiri merasa diperlakukan secara tak adil.</p>
<p style="text-align:justify;">Rupanya Allah mengetahui bahwa Kain merasa kesal. Firman Allah kepada Kain : &#8220;Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kain masih memendam perkara itu sampai beberapa lama. Ia tak dapat mengerti, mengapa korban persembahannya tidak diterima? Ataukah Allah memang lebih menyukai korban bakaran lemak kambing domba? Hatinya terus memberontak. Mengapa Allah tidak menerima saja kedua korban persembahan itu?</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian Kain berkata : &#8220;Barangkali Allah menuntut persembahan yang lebih dari sekedar butir-butir gandum? Pastilah Allah mau menerima persembahanku yang lain, yang jauh lebih istimewa dari sekedar kambing domba?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Apa yang dipikirkan selanjutnya, aku tak pernah tahu. Aku memang tidak diberi kemampuan untuk mengetahui apa yang ada dalam hati manusia. Namun rupanya, dalam diri Kain terjadi pergolakan hebat. Aku sendiri bertanya-tanya, korban apakah yang kiranya akan dipersembahkan Kain kepada Allah? Setidaknya, agar Allah mau lebih memperhatikan dirinya yang telah bersusah payah mengusahakan tanah ini, seperti yang diperintahkan Allah sendiri kepada Adam, ayahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari, Kain berkata kepada Habel, adiknya : &#8220;Marilah kita pergi ke padang.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Adiknya mengikuti ajakan kakaknya. Di tengah perjalanan, Kain berkata kepada Habel : &#8220;Aku pasti membunuhmu!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Habel terkejut dan bertanya kepada kakaknya : &#8220;Apa alasannya engkau hendak membunuh aku?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kain menjawab : &#8220;Aku hendak mempersembahkan engkau kepada Allah. Bila korban bakaran domba kambing diterima Allah, maka pastilah korban manusia akan lebih disukaiNya.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Habel menjawab : &#8220;Sesungguhnya Allah hanya menerima korban dari orang-orang yang bertaqwa&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian sambil berjalan, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu matilah Habel. Kain lalu membangun sebuah mezbah dan menaruh mayat adiknya yang berlumuran darah ke atas mezbah itu dan kemudian ia memuliakan Allah. Kain berteriak : &#8220;Allah, dengarkan Aku. Terimalah persembahanku ini.&#8221; Tapi Allah tidak mendengar teriakan Kain itu, Hati Kain main kesal dan ia kemudian mulai merasa bersalah karena telah membunuh adiknya itu. Kain kemudian menjadi takut dan pulang dengan perasaan hampa. Perasaan bersalahnya begitu menghantui, terlebih dia telah membunuh adiknya dengan sia-sia. Rupanya Allah tak berkenan dengan apa yang dilakukannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam perjalanan pulang, Allah mendatangi Kain dan berfirman : &#8220;Di mana Habel, adikmu itu?&#8221; Jawabnya : &#8220;Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">FirmanNya : &#8220;Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah. Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dari tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. Apabila engkau mengusahakan tanah itu, maka tanah itu tidak akan memberikan hasil sepenuhnya lagi kepadamu; engkau menjadi seorang pelarian dan pengembara di bumi.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Kain berkata kepada Allah : &#8220;Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. Engkau menghalau aku sekarang dari tanah ini dan aku akan tersembunyi dari hadapanMu, seorang pelarian dan pengembara di bumi; maka barang siapa yang akan bertemu dengan aku, tentulah akan membunuh aku.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Firman Allah kepadanya : &#8220;Sekali-kali tidak! Barang siapa yang membunuhmu akan dibalaskan kepadanya tujuh kali lipat.&#8221; Kemudian Allah menaruh tanda pada Kain, supaya ia jangan dibunuh oleh barang siapapun yang bertemu dengan dia.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu Kain pergi dari hadapan Allah dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh, dalam peristiwa itu, aku sama sekali tidak turut campur. Bukan akulah yang menyuruh Kain membunuh adiknya. Namun, apa yang dilakukan Kain, menimbulkan gagasan bagiku. Aku akan membuat manusia sujud kepadaku dan aku akan meminta korban persembahan manusia. Aku akan membuat banyak keajaiban sehingga mereka patuh dan tergantung kepadaku. Aku akan membuat mereka menyembahku sebagai Dewa-dewa pujaan mereka dan untuk bantuan yang kuberikan kepada mereka, aku akan menuntut korban darah dari darah manusia. Walau korban itu sendiri, sama sekali tak ada gunanya untukku.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam pengembaraan, Kain merasa putus asa. Aku kemudian menghampirinya dan menolongnya. Aku beritahukan kepada dirinya bahwa aku menyukai korban yang dilakukan olehnya. Dan untuk itu, aku berjanji kepadanya akan menjadi pelindungnya. Di Tanah Nod, Kain mengawini seorang perempuan di sana. Setelah bersetubuh dengan isterinya, maka mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Henokh. Kemudian Kain mendirikan suatu kota dan dinamainya kota itu Henokh, menurut nama anaknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku, Lucifer, yang berkuasa atas bumi dan segala isinya. Segala kerajaan di muka bumi ini adalah milikku. Kepada bangsa-bangsa aku memperkenalkan diri dengan berbeda-beda. Aku adalah sang terang, tampil sebagai Dewa matahari, Dewa api, Dewa bulan dan lain-lain. Kepada manusia aku membuat berbagai keajaiban. Dan sejak itulah korban darah manusia dilakukan sebagai tanda terima kasih mereka kepadaku. Manusia itu, telah jatuh sujud kepadaku. Dan aku berteriak kepada Allah : &#8220;Terangkanlah kepadaku inikah manusia yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya semua!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Bersambung</em>&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/duniagaib.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/duniagaib.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=duniagaib.wordpress.com&amp;blog=5806553&amp;post=15&amp;subd=duniagaib&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://duniagaib.wordpress.com/2008/12/11/warisan-dari-lucifer-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8c020c6cb4011085b260b357bb15c3f?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">duniagaib</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://n2.nabble.com/file/n582629/lucifer-angel.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
